FOKUS: #G20

Ketua Pemuda Islam Diundang Y20 Bicara Keragaman

Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), menghadiri acara puncak Hari Lahir PMII ke - 62 di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Senin (18/04/2022) sore. (Foto: Retno Mandasari/RRI)

KBRN, Jakarta: Konferensi Tingkat Tinggi Pemuda 20 atau KTT Y20 turut mengundang Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Muhammad Abdullah Syukri untuk membicarakan keragaman.

Forum pertemuan para pemuda anggota G20 itu diyakini menjadi salah satu even dari rangkaian Presidensi G20 Indonesia pada Juli 2022 mendatang.

“Dalam hal ini saya menjadi salah satu delegasi Indonesia yang akan berbicara tema “Diversity and Inclusion” (Keberagaman dan Inklusivitas),” ucap Muhammad Abdullah Syukri pada acara Hari Lahir PMII ke – 62 di Jakarta, Senin (18/04/2022).

Ia menjelaskan, “Rumah Kebangsaan” yang didirikan PMII menjadi simbol pemuda yang berbeda latar belakang.

“Rumah Kebangsaan” menjadi simbol kolaborasi pemuda yang berbeda latar belakang, namun tetap satu Indonesia. Boleh kita Islam, boleh kita Kristen, boleh kita Hindu, tapi kita tetap Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

Di hadapan para pemimpin dunia pada KTT Y20, ia juga akan berbicara mengenai ketenagakerjaan muda, planet layak huni dan berkelanjutan, serta transformasi digital.

“Ketenagakerjaan muda, planet layak huni dan berkelanjutan, dan transformasi digital. Dan PMII berkomitmen mengikuti tren pembangunan dunia tersebut. Sehingga, kader PMII yang paripurna adalah mereka yang memiliki komitmen kebangsaan dan keislaman. Namun, di satu sisi memiliki skill dan kompetensi yang dibutuhkan zaman saat ini,” papar Gus Abe, panggilan karibnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Pembina Nasional Pengurus Besar PMII Muhaimin Iskandar, mendorong agar Indonesia memanfaatkan presidensinya di G20 untuk menyelamatkan dunia.

Seperti komitmen Presiden Joko Widodo ketika menerima Presidensi G20 dari Italia di Roma tahun lalu.

“Proposal yang diajukan belum sepenuhnya mendapatkan respond anggaran yang memadai, kita berbagi tugas menyambut G20 rakyat, PMII, dan semua elit bersatu padu memanfaatkan G20 untuk peran Indonesia menyelamatkan dunia lebih maju, Makmur dan lebih sejahtera,” kata Muhaimin Iskandar.

Menurut rencana, KTT Y20 akan berlangsung 17 – 24 Juli 2022 di Bandung dan Jakarta.

Namun, Pra-KTT Y20 dijadwalkan akan berlangsung di empat kota, yakni Palembang, Manokwari, Mandalika dan Pulau Kalimantan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar