SDM Berkualitas Diperoleh Melalui Perencanaan Matang

Dokumentasi. Delegasi B20 Indonesia dan KADIN Indonesia saat melakukan pertemuan bisnis dengan Korea Selatan di Seoul, Kamis (28/7/2022). (Foto: ANTARA)

KBRN, Jakarta: Chair of B20 Indonesia, Shinta Kamdani  mengatakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dapat diperoleh melalui perencanaan yang matang.

Hal itu ia ungkapkan saat webinar The Future of Work & Education Task Force (FOWE TF) yang digelar secara hybrid, di Jogyakarta, Senin (15/8/2022). Kegiatan ini merupakan side vvent B20 terkait dengan pendidikan dan peluang kerja di masa depan.

Menurutnya, perlu format pendidikan yang menghasilkan keterampilan praktis bagi masyarakat sehingga membuatnya tumbuh di tengah dinamika industri saat ini.

Ia pun mengungkapkan jika FOWE TF telah merumuskan tiga rekomendasi kebijakan untuk dibawa dalam KTT G20.  Rekomendasi ini diharapkan bisa diimplementasikan oleh seluruh negara di dunia dalam rangka menjawab tantangan saat ini.

Rekomendasi pertama, adalah penciptaan pekerjaan berkelanjutan yang mendorong penciptaan lapangan kerja pascapandemi. Dan selaras dengan sektor pekerjaan yang akan ada di masa depan.

“Rekomendasi kedua, pendidikan dan keterampilan yang sesuai dengan produktivitas dunia kerja,” kata Shinta.

Skema ini, untuk mengatasi kesenjangan keterampilan SDM dengan situasi dunia kerja. Serta mendorong pembelajaran seumur hidup agar kita terus meningkatkan kualitas hidup.

Rekomendasi ketiga, adalah keterlibatan dan penyertaan.

“Langkah ini ingin memastikan semua masyarakat terlibat dalam upaya pemulihan dan pertumbuhan secara bersama, tanpa ada diskriminasi pascapandemi,” ujar dia.

Hal ini termasuk dalam pentingnya mencari titik temu antara kurikulum instansi pendidikan dengan kebutuhan dunia industri di masa depan.

Perubahan lanskap bisnis yang cepat bisa membawa ancaman bagi dunia pendidikan berupa besarnya kesenjangan keahlian antara kebutuhan industri dan pendidikan. Ia berharap nantinya asosiasi atau industri dapat dilibatkan secara penuh untuk merumuskan kurikulum pendidikan.

Forum B20 sendiri adalah pertemuan para pebisnis dari negara-negara G20 yang memberikan rekomendasi untuk perbaikan tata ekonomi dunia. Pada Presidensi G20, Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk bersama-sama bangkit ekonominya selepas pascapandemi Covid-19. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar