Album Baru JB Tersandung Masalah Hak Cipta

Justin Bieber Foto: AP

KBRN, Jakarta: Musisi, Justin Bieber (JB) tersandung masalah hak cipta usai dirinya merilis album terbarunya, Justice.

Gugatan dilayangkan oleh duo elektronik asal Prancis peraih Grammy Award, Justice. Mereka menuding tulisan "Justice" pada sampul album baru Suami Hailey Baldwin tersebut.

Tim hukum mereka pun mengirimkan surat resmi ke JB. Duo elektronik menuding jika huruf "t" dalam Justice milik Justin Bieber sama dirubah dengan konsep mereka yakni menjadi salib.

"Penggunaan tanda itu ilegal. Anda tak punya izin dari Justice untuk memakai tanda itu. Lebih jauh, karya Bieber juga tak berkaitan, didukung, atau disponsori oleh Justice," demikian surat tim hukum Justice yang dilihat Rolling Stone.

Menurutnya, penggunaan simbol tersebut tidak hanya ilegal, tapi membuat pelanggan membingungkan.

Manajer Justice, Tyler Goldberg, mengaku jika dirinya menerima banyak pesan dari penggemar karena bingung dengan sampul yang ada di album Bieber.

"Menerima banyak pesan yang mempertanyakan kemiripan album Justice Justin Bieber. Mereka bingung [dan berpikir], 'Apakah ini kolaborasi dengan Justice?'" ucap Goldberg seperti dikutip The Guardian.

Namun, Manajemen Bieber menyebut jika desain logo tersebut tidak melanggar hak cipta.

Karena dikabarkan manajemen Bieber sudah menghubungi Justice untuk menanyakan desainer pembuat logo mereka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00