Kyai Gontor Rilis Lagu “Akankah Dunia Rela"

KBRN, Ponorogo: Kyai Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal kembali merilis sebuah lagu, Jumat (19/3/2021). Kali ini, berjudul Akankah Dunia Rela. Lagu tersebut merupakan bagian kedua dari Kembalilah Trilogy, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers yang diterima RRI.

Sebelum diluncurkan, poster dan info tentang lagu tersebut telah viral di berbagai media sosial, mengingat kuatnya pesan dalam lagu tersebut, yakni sebagai refleksi atas berbagai fenomena dunia yang terjadi saat ini.

Berikut link youtubenya : Akankah Dunia Rela - Gontor Voice - Official Music Video

K.H. Hasan Abdullah Sahal menjelaskan bahwa lagu ini mengajak manusia untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diterima, meninggalkan segala kejahatan, kezaliman, maksiat dan dosa, serta memperbanyak berbuat kebaikan di muka bumi.

"Produksi lagu dan video klip lagu ini melibatkan berbagai elemen dari berbagai kota serta negara. Lagu ini seolah mengajak pada kita untuk menyatukan langkah untuk bersama menghadapi tantangan global yang kita hadapi saat ini," jelasnya.

Selain itu, dengan Ramadan yang telah semakin dekat, lagu ini sekaligus menjadi bahan renungan untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Berikut Lirik dari lagu tersebut:

Bumi perputar pada porosnya

Pagi dan petang pun silih berganti

Semua berjalan dengan sempurna

Taat dan patuh pada Sang Pencipta

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya

Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff

Akankah dunia rela

Atas mungkarnya manusia

Tidakkah ada rasa takut di jiwa

Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya

Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Umat manusia diciptakanNya

Sebagai makhluk yang paling sempurna

Namun nyatanya keangkuhan ada

Kerusakan pun kerana ulahnya

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya

Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff

Akankah dunia rela

Atas mungkarnya manusia

Tidakkah ada rasa takut di jiwa

Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya

Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Bumi seakan tak rela

Diguncangkanlah tanahnya

Lautpun luapkan semua amarahnya

Gunung seakan tak rela

Berapi menahan murka

Angin hempaskan segala angkara murka…

Nyatakan kebenaran jangan membenarkan kenyataan

Yakinlah pasti akan ada cahya penerang

Semoga perlindungan ampunan serta hidayahNya

Selalu terlimpah untuk kita

Selalu terlimpah selamanya…

“Dengan Ramadhan yang telah mendekat ini, lagu ini sekaligus menjadi bahan renungan kita untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dengan momen puasa yang penuh pintu rahmat-Nya dan diikuti dengan perenungan atas nikmat-Nya, pesan dalam lagu ini diharapkan bisa menjadikan batu loncatan bagi kita untuk meninggalkan kekhilafan yang selama ini telah dilakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja, dan kembali kepada fitrah penciptaan manusia, “pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00