[Cek Fakta] Singapura Lakukan Otopsi Jenazah Covid-19

Singapura Lakukan Otopsi Jenazah Covid-19 (foto: istimewa)

KBRN, Jakarta: Beredar di media sosial sebuah pernyataan yang menyebut jika Singapura menjadi negara pertama di dunia yang melakukan otopsi (post-mortem) pada jenazah Covid-19.

Bahkan,  informasi yang diberikan oleh akun Facebook Nexcy Chank berisikan sebuah narasi yang diklaim berasal dari Kementerian Kesehatan Singapura bahwa Singapura  menemukan bahwa Covid-19 bukanlah virus melainkan bakteri yang terpapar radiasi. 

Berdasarkan penelusuran, informasi mengenai Kemenkes Singapra tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

Saat ditelusuri, Hoax sudah pernah muncul berulang kali dan dimodifikasi sejak bulan Februari 2021 yang sebelumnya menggunakan nama negara lain yaitu Italia dan Rusia. 

Covid-19 sendiri adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru yaitu SARS-CoV-2, berdasarkan klarifikasi dalam bahasa Inggris dari akun Facebook resmi Kementerian Kesehatan Singapura yang menyatakan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar, berikut terjemahan dari klarifikasi tersebut:

“Kami mengetahui adanya pesan yang beredar bahwa Singapura telah melakukan otopsi pada pasien covid-19, dan dugaan perubahan protokol pengobatan. Konten tersebut dikaitkan dengan Kementerian Kesehatan, Singapura. Ini tidak benar. Singapura belum melakukan otopsi seperti itu. 

Bahkan, pesan tersebut menyatakan bahwa informasi palsu mengenai patofisiologi infeksi covid-19, yang tidak didukung oleh bukti saat ini. Versi sebelumnya dari pesan yang beredar ini, yang menyebutkan Rusia dan bukan Singapura, juga telah terungkap sebagai tidak benar.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak berdasar yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. Silakan kunjungi www.moh.gov.sg untuk informasi terbaru tentang situasi COVID-19.”

Kesimpulan 

Informasi yang menyebutkan Singapura menjadi negara pertama yang melakukan otopsi pada jenazah Covid-19 dan Covid-19 bukan virus melainkan bakteri yang terpapar radiasi adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Faktanya, Hoax sudah pernah muncul berulang kali dan dimodifikasi sejak bulan Februari 2021 yang sebelumnya menggunakan nama negara lain yaitu Italia dan Rusia.

Referensi

https://www.facebook.com/sghealthministry/posts/10159182946525631https://www.cdc.gov/dotw/covid-19/index.htmlhttps://turnbackhoax.id/2021/05/03/salah-covid-19-adalah-bakteri-yang-terpapar-radiasi-sumber-kementerian-kesehatan-rusia/https://turnbackhoax.id/2021/02/14/salah-covid-19-bukan-virus-sumber-kementerian-kesehatan-italy/

(imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00