Vaksinasi, TNI AU Kerahkan Transportasi Antar-Jemput

Transportasi TNI AU untuk jemput warga vaksin (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Dalam proses pelaksanaan vaksinisasi Covid-19 di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), TNI Angkatan Udara mengerahkan 30 kendaran bus dan truk.

Kendaraan tersebut TNI AU berikan sebagai bentuk bantuan alat transportasi antar jemput warga menuju lokasi vaksinisasi di lapangan terbang Gading, Gunung Kidul, pada Kamis (23/9/2021). 

"Setiap hari, kita siapkan 30 unit kendaraan truk dan bus untuk memudahkan warga mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua, di lapter Gading dan di Yogyakarta Internasional Airport," ujar Danlanud Adi Sutjipto, Marsma TNI M. Yani Amirullah saat melakukan peninjauan di lokasi vaksinasi dalam keterangan resminya. 

Bus dan truk yang dikerahkan tersebut, mengakomodir tingginya animo warga provinsi D.I.Y untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ke-2 yang diselenggarakan TNI AU selama empat hari, di dua lokasi vaksinasi tersebut.

Proses antar jemput warga vaskinisasi (foto:istimewa)

"Serbuan vaksinasi TNI AU ini, dikhususkan bagi warga yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua yang diselenggarakan pada tanggal 22-25 September 2021," kata Marsma Yani.

Selain diikuti oleh masyarakat umum, Serbuan vaksinasi ini juga menyasar para siswa-siswi tingkat SMP dan SMA, dalam rangka percepatan pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka.

"Apabila semua anak SMP dan SMA telah tuntas divaksin, maka nanti para siswa-siswi akan belajar lebih nyaman pada saat pembelajaran tatap muka dimulai," ujar, salah seorang tim vaksinator TNI AU, dr. Ana Fauziah

Sementara , salah seorang guru bidang kesiswaan di Kulon Progo, bapak Suparji mengungkapkan rasa puasnya, atas penyelenggaraan serbuan  vaksinasi TNI AU ini.

"Pelayanannya baik, mematuhi protokol kesehatan, adanya jarak untuk para peserta vaksin dan fasilitas yang diberikan sangat nyaman pada saat menunggu antrian ," ungkap Suparji.

Pada serbuan vaksinasi ini, TNI AU melibatkan 105 tenaga kesehatan dan menargetkan 26.000 dosis vaksin selama empat hari pelaksanaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00