FOKUS: #PPKM MIKRO

Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan Menunggu SK Gubernur

Pintu masuk utama Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan (Dok. Antara)

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mengeluarkan surat keterangan (SK) terkait pembukaan Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan. 

Staf Bagian Pelayanan Informasi dan Kehumasan Tamam Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan, belum dapat dipastikan kapan mulai dibuka, sebab manajemen Ragunan juga belum menerima SK terkait itu. 

"Belum dibuka, belum tahu kapan dibuka. Belum ada surat keputusan kapan dibuka. Kami menunggu SK itu saja," ujarnya saat dihubungi RRI.co.id di Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Dia mengatakan, pihaknya sudah sangat siap jika harus dibuka dalam waktu dekat.

Dan terkait dengan penerapan protokol kesehatan dan teknisnya seperti scan barcode aplikasi PeduliLindungi juga sudah siap. 

BACA JUGA: Ragunan Segera Buka, Wagub Tinjau Kesiapan Prokes

"Semua sudah siap. Jadi nanti dibuka kemungkinan syaratnya scan barcode PeduliLindungi di semua pintu masuk," ujarnya. 

Dalam hal ini, nantinya SK yang dikeluarkan Gubernur akan tertulis secara teknis dan terperinci. 

Sepetri jam operasional, jumlah pengunjung, penerapan prokes, sampai pada umur pengunjung yang diperbolehkan masuk ke dalam Taman Margasatwa Ragunan. 

Sementara itu, Lisnawati, warga Cilincing, Jakarta Utara, mengungkapkan, Ragunan merupakan salah satu pilihan alternatif keluarganya untuk berlibur.

Selain harganya yang terjangkau, Ragunan juga merupakan tempat belajar anak-anak mengenal satwa-satwa di Indonesia dan dunia. 

Mengenai aturan usia, dirinya mengutarakan, akan sangat menyayangkan jika Ragunan tidak memperbolehkan anak di bawah usia 12 tahun untuk masuk.

"Ya sedih (jika begitu). Ini kan buat anak-anak hiburan sekalian belajar. Bukan buat kita (ibunya). Ya semoga boleh ya (anak di bawah usia 12 tahun) masuk ragunan nanti," katanya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00