Yuk Intip Kelebihan Kurikulum 2022

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sedang melakukan uji coba prototipe kurikulum baru di 2.500 Sekolah Penggerak. Kurikulum itu berencana ditawarkan kepada seluruh sekolah pada 2022.

Mendikbudristek Nadiem Makarim menyebut, penerapan kurikulum baru itu akan membantu sekolah dalam memulihkan learning loss. Situasi tersebut sangat mengkhawatirkan bagi dunia pendidikan.

"Mengenai kurikulum prototipe, tentunya sangat lega kita akan melakukan bagian daripada learning recovery, kembali pulih daripada learning loss yang cukup gawat darurat sampai sekarang," kata Nadiem, Jumat (3/12/2021).

Lebih jauh, Nadiem mengungkapkan, kurikulum pendidikan baru itu juga dapat membantu sekolah dalam beradaptasi dengan masa depan. Sebab, kurikulum tersebut sangat mudah diterapkan, bagi sekolah yang tertinggal sekalipun.

"Jadi sebenernya kurikulum baru ini malah lebih bermanfaat lagi bagi sekolah-sekolah yang paling ketinggalan. Karena perampingan dan penyederhanaannya paling besar," jelasnya.

Kemendikbudristek juga bakal memberikan bantuan berupa platform teknologi bagi sekolah yang akan mengadopsi kurikulum tersebut. Nadiem berkomitmen untuk mendukung sekolah dalam proses transisi menuju kurikulum baru tersebut.

"Lebih organik saja, dalam dua tahun ini kita akan memonitor dan mengawasi," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar