Selain Pangkostrad, Ini Posisi yang Terisi

Ilustrasi Pangkostrad (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Posisi Panglima cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) akhirnya terisi. Ialah Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang menerima amanah dalam mengisi posisi tersebut.

Kekosongan jabatan ini sempat dipertanyakan oleh anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP dan Fraksi Demokrat. Ialah Tubagus Hasanuddin yang mengatakan jabatan Pangkostrad harus segera diisi agar memiliki komando dan pengendalian yang pasti. 

“Pangkostrad dijabat oleh Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa dalam keterangan, Sabtu (22/1/2022).

Selain Pangkostrad, jabatan Perwira Tinggi Bintang 3 lainnya ialah Pangkogabwilhan 3 yang dijabat oleh Mayjen TNI Nyoman Cantiasa, Danjen Akademi TNI dijabat oleh Letjen TNI Bakti Agus Fajari, kemudian Wakasad dijabat oleh Mayjen TNI Agus Subiyanto. Sementara Dankodiklatad dijabat oleh Mayjen TNI Ignatius Yogo, Pangkoarmada dijabat oleh Laksdya TNI Agung Prasetiawan, Dan Pushidrosal dijabat oleh Laksdya TNI Nurhidayat, Dan Kodiklatal dijabat oleh Mayjen TNI Mar Hartono, Pangkoopsudnas dijabat oleh Marsdya TNI Andyawan Martono, serta yang terakhir Kodiklatau dijabat oleh Marsda TNI Nanang Santoso.

Ada juga 328 Perwira Tinggi TNI yang mendapatkan jabatan baru lainnya, dengan 28 diantaranya masuk kedalam jabatan satuan-satuan baru TNI. Amanah itu tertuang dalam Perpres no. 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI, seperti Komando Armada TNI AL, Komando Operasi Udara Nasional TNI AU, Pusat Psikologi TNI, Pusat Pengadaan TNI dan Pusat Reformasi Birokrasi TNI.

“Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.,” jelas Prantara.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji mengumumkan posisi-posisi yang kosong tersebut dalam waktu dekat. Sembari menunggu hasil penggodokan dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

"Kami keluarkan sekalian dalam Wanjakti minggu depan ini," kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/1/2022).

Selain Pangkostrad pihaknya juga berencana melakukan pengisian jabatan-jabatan yang masih kosong sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66/2019 tentang Struktur Organisasi TNI. Hanya saja selama dua tahun aturan tersebut terbit, masih belum ada aturan turunan yang mengatur pengisian jabatan-jabatan baru itu. 

Struktur yang disebut sebagai penambahan itu ialah 28 jabatan baru. Menurutnya, dari aturan tersebut, Wanjakti tengah mempersiapkan aturan di bawahnya.

"Jadi sampai dengan hari ini masih ada peratuan-peraturan turunan dari Perpres yang emang harus kami penuhi untuk mewujudkan beberapa organisasi baru ini, termasuk penambahan jabatan," ujar dia.

Pendirian Komando Armada Republik Indonesia di bawah Angkatan Laut juga dilakukan. Struktur tersebut dikomandani oleh perwira bintang tiga, kemudian di bawahnya perwira bintang dua dan seterusnya.

"Ada total 14 jabatan perwira tinggi nanti di sana," ucap dia. 

Lalu, akan dibentuk badan di Angkatan Udara bernama Komando Operasi Udara Nasional. Badan itu akan dikomandani oleh perwira bintang tiga dan 11 perwira tinggi lainnya. 

Selanjutnya, akan ada badan Psikologi TNI yang dipimpin perwira bintang dua, Pusat Pengadaan TNI yang dikomandani perwira bintang satu, dan Pusat Reformasi Birokrasi TNi.

"Sehingga total ada 28 jabatan baru mulai dari bintang tiga, Angkatan Udara satu orang bintang 3 dan Angkatan Laut satu orang. Kemudian dua orang bintang dua dengan seterusnya 25 bintang satu," tutup Andika.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar