[Cek Fakta] Angka Covid-19 Sengaja Dinaikkan

Sebuah gambar tangkapan layar berupa unggahan soal dan angka kasus positif covid-19 sengaja dinaikkan menjelang Iduladha (Foto: Kominfohoaks)

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan berisi informasi yang mengklaim bahwa angka kasus positif covid-19 sengaja dinaikkan menjelang hari raya Iduladha. 

Bahkan unggahan tersebut juga berisi narasi:

"Bentar lagi Iduladha ya pantesan udah mulai ada berita kek gini nih. Si coved naik lagi gais, tandanya udah dekat moment umat Islam, rajin jualan test coved lagi . Dan satu lagi... Ini tandanya bakal ada packsin ke empat. Asik kagak sih zaman now zaman penguasa otoriter?!".

Namun saat ditelusuri melalui Kominfohoaks, klaim bahwa angka kasus positif covid-19 sengaja dinaikkan menjelang hari raya Iduladha tersebut adalah tidak benar. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan beberapa faktor penyebab kenaikan angka kasus positif covid-19 di Indonesia antara lain karena mobilitas penduduk yang mengalami kenaikan dibanding tahun 2021, aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal dan adanya kegiatan-kegiatan berskala besar yang dihadiri banyak orang, serta adanya penurunan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan. 

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menambahkan, munculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 turut menjadi penyebab kenaikan angka kasus positif di Indonesia setelah ditemukannya beberapa kasus positif subvarian baru Omicron tersebut.

Maka dapat disimpulkan jika informasi yang beredar adalah tidak benar. Faktanya, unculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 turut menjadi penyebab kenaikan angka kasus positif di Indonesia.

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/42789/hoaks-angka-kasus-positif-covid-19-sengaja-dinaikkan-menjelang-iduladha/0/laporan_isu_hoaks

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar