[Cek Fakta] Foto Kuitansi Utang Emas Soekarno

Tangkap layar kuitansi hoaks terkait utang Soekarno..png

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan foto memperlihatkan salah satu kuitansi yang dikeluarkan oleh Bank Negara Indonesia (BNI).

Di dalam foto tersebut juga memperlihatkan salah satu tulisan bernarasi Presiden ke-1 Indonesia Soekarno memiliki utang emas sebanyak 400 kilogram, kepada seorang pengusaha. 

Berikut kutipan narasi tersebut selengkapnya:

"Bukti kwitansi Presiden Indonesia Soekarno berhutang 400 kilogram emas pada seorang pengusaha (Leube Ali) Rempelam, Rakit Gaib, Gayo Lues melalui anggota BPUPKI pada tahun (1941) di Takengon Aceh Tengah. Bila orang tua telah tiada, maka hutang duniawi tanggung jawab ahliwaris".

Namun, saat ditelusuri melalui situs resmi Kominfo, foto kuitansi tersebut tidaklah benar. 

Sebab, BNI baru berdiri pada tahun 1946.

Sedangkan di tahun yang sama, Soekarno juga masih dalam masa pengasingan di Bengkulu. Proklamator itu diasingkan di Bengkulu sejak tahun 1938 sampai tahun 1942, karena pemikirannya dianggap membahayakan Belanda. 

Ketiga, BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan baru dibentuk oleh Jepang pada 29 April 1945 dan diketuai oleh Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat.

Maka, dapat disimpulkan unggahan foto kuitansi itu sebagai konten yang menyesatkan atau hoaks. 

Referensi: Kominfo dan Turnbackhoax

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar