Motor Pendemo Ciptaker 1310 Belum Diambil Semua

Motor pendemo ciptaker 1310 yang diamankan polisi. (Dok foto: Anggi/RRI)

KBRN, Jakarta: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan 69 unit motor pasca aksi unjuk rasa atau demonstrasi penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, 13 Oktober 2020 (1310), lalu. 

Meski sudah hampir sepuluh hari kendaraan roda dua itu berada di halaman parkir Polda Metro Jaya, Jakarta, namun belum semuanya diambil oleh pemiliknya. Sejauh ini baru 55 pemilik yang mengkonfirmasi kendaraan tersebut. 

"Sampai Kamis (22/10/2020) hari ini yang sudah dikonfirmsi pemilik 55 unit, yang belum dikonfirmasi 14 unit," ungkap Kasat Patwal Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Argo Wiyono saat dikonfirmasi RRI, Kamis (22/10/2020). 

"Sedangkan untuk kendaraan yang sudah keluar baru 36 unit, sisanya tinggal 33 motor lagi," tambahnya. 

Sebagaimana diketahui, pihak kepolisian mengamankan 69 unit sepeda motor pasca kerusuhan demo penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020) lalu. 

Sebanyak 69 unit motor tersebut diamankan di sejumlah lokasi di Jakarta, mulai dari kawasan Patung Kuda, depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga kawasan Sarinah.

Sebelumnya, polisi meminta agar pemilik kendaraan bermotor tersebut bisa segera mengambilnya di Markas Polda Metro Jaya dengan membawa surat-surat asli saat hendak mengambil sepeda motor tersebut. 

Meski demikian, polisi tetap akan menilang pemilik motor-motor tersebut, mengingat kendaraan itu melanggar aturan larangan parkir yang termuat di Pasal 287 ayat 3 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda maksimal Rp250 ribu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00