Listyo, Jenderal Non Muslim Kedua Ditunjuk Kapolri

Listyo Sigit Prabowo Saat Masih Menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo (Doc Istimewa) .jpg

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan Listyo Sigit Prabowo, sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Idham Azis ke DPR.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam konferensi persnya, Rabu (13/1/2021).

"Surpres telah kami terima dari bapak Presiden yang mana bapak Presiden menyampaikan usulan pejabat Polri ke depan dengan nama tunggal yaitu, bapak Drs Listyo Sigit Prabowo," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Listyo saat ini menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri, yang namannya diajukan ke Komisi III DPR, untuk diproses mengikuti Fit and Propper Test (uji kelayakan).

Baca Juga: Calon Kapolri, Kekayaan Listyo Sigit Rp8.3 Miliar

Baca Juga: Ditunjuk Jokowi Jadi Kapolri, Listyo Sempat Mengelak

Prestasi yang ditunjukan Listyo Sigit saat menjadi Kabareskrim akhit tahun 2019 lalu, mungkin menjadi salah satu dasar Jokowi menunjuknya menjadi Kapolri.

Ia berhasil mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, meski sempat dinilai kontroversional.

Selain itu, ia juga berhasil menangkap buronan kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra, meski sebelumnya sempat membuat heboh karena menjerat beberapa jenderal polisi.

Jika Listyo dilantik menjadi calon Kapolri dan lolos tes uji oleh DPR, ia akan menjadi Jenderal beragama nasrani (non muslim) kedua yang pernah memimpin Korps Bhayangkara. 

Sebelumnya, Kapolri non muslim pertama adalah Jenderal Widodo Budidarmo (Periode 1974-1978).

Jenderal Widodo, disebut sebagai salah satu pucuk pimpinan Polri terbaik saat ini karena profesional dan berintegritas tinggi.

Baca Juga: Sesuai 'Ramalan', Listyo Calon Kapolri Tak Mengejutkan

Baca Juga:Resmi, Jokowi Pilih Listyo Sigit Jadi Kapolri

Profil Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo:

Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Ia lahir di Ambon, Maluku, 5 Mei 1969.

Listyo dikenal sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena pernah menjabat sebagai Kapolres Solo pada 2011. Dimana saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Kedekatan Listyo dan Jokowi berlanjut ketika Jokowi menjadi Presiden. Pada 2014, Listyo menjadi ajudan pribadi Jokowi.

Listyo juga pernah menempati sejumlah jabatan di kepolisian, seperti Kapolda Banten pada 2016-2018 dan Kadiv Propam Polri pada 2018-2019.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00