FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Kasus Positif Covid-19 Tembus Sejuta, Pemerintah Panik?

Warga melintasi mural edukasi pencegahan COVID-19 berbahasa Sunda di Pandeglang, Banten (Ant/Muhammad Bagus Khoirunas)

KBRN, Jakarta: Penambahan kasus Covid-19 per hari ini, Selasa (26/1/2021) genap menembus angka 1.012.350 kasus.

Dalam kurun waktu 11 bulan, Indonesia mencapai kasus tertinggi dibanding negara-negara lain di Asia Tenggara. 

Menanggapi penambahan kasus itu, entah karena panik atau bagaimana, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang biasanya dijadwalkan untuk menyampaikan perkembangan kasus setiap hari Selasa dan Kamis, membatalkan kegiatan tersebut. 

Menurut informasi yang diterima RRI melalui pesan singkat WhatsApp Messenger, konferensi pers yang semula diagendakan di gedung Graha BNPB Jakarta dengan pembicara Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Prof Wiku Adisasmito dinyatakan batal.  

BACA JUGA: Covid-19 Tembus Sejuta Kasus, Menkes Ungkap Duka

Sementara konferensi pers terkait perkembangan kasus akan disampaikan sendiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta. 

Rencananya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi akan melakukan konferensi pers pada pukul 17.15 WIB. 

Diberitakan sebelumnya, tadi siang, kantor berita nasional menampilkan bagaimana ekspresi wajah seorang tenaga kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menahan pedihnya jarum suntik vaksinasi.

Kepedihan yang sama dengan kenyataan bahwa rekan-rekan mereka juga banyak yang bertumbangan di seluruh Indonesia dalam tugas penanganan pasien wabah Corona.

BACA JUGA: Indonesia Sejuta Kasus Covid-19, Ini Wilayah Penyebarannya

Dan sore ini, wajah pedih itu menggelayuti raut muka seluruh rakyat Indonesia, karena kasus positif Covid-19 resmi tembus di atas satu juta, atau tepatnya 1.012.350 kasus.

Dalam masa 11 bulan pandemi, tanpa mengurangi empati dan rasa hormat terhadap korban yang sudah berjatuhan selama ini, ternyata bangsa ini belum mampu menjinakkan virus Corona. 

Tidak ada yang salah atau benar, namun memang kenyataan inilah yang harus ditelan bangsa Indonesia untuk saat ini.

Data sejuta kasus ini adalah berdasarkan update terbaru laman Covid19.go.id dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Selasa (26/1/2021), per pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA: Pedihnya 1.012.350 Kasus Positif Corona Indonesia

Angka ini terhitung sejak diumumkannya kasus perdana pada 2 Maret 2020 silam.

Jumlah 1.012.350 kasus muncul setelah ada penambahan 13.094 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Data yang sama juga menunjukkan ada penambahan pasien sembuh Covid-19 sebanyak 10.868 orang dalam sehari. 

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR). 

Sehingga, total pasien sembuh dari Covid-19 kini berjumlah 820.356 orang sejak awal pandemi.

BACA JUGA: Belum Ada Setahun, Indonesia Sejuta Kasus Covid-19

Sementara jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 juga masih terus bertambah, tercatat ada penambahan 336 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam 24 jam terakhir. 

Dengan demikian, angka kematian Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 28.468 orang.

Padahal sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat mengklaim pemerintah dapat mengendalikan krisis kesehatan dan ekonomi selama pandemi Covid-19 dengan baik. 

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja (PGI) di Indonesia melalui tayangan YouTube Yakoma PGI, Senin (25/1/2021). 

Dalam acara tersebut Jokowi meminta masyarakat bersyukur lantaran Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan krisis kesehatan dan ekonomi secara bersamaan.

"Kita bersyukur Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik," kata Jokowi dalam acara Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja (PGI) di Indonesia melalui tayangan YouTube Yakoma PGI, Senin (25/1/2021).

Bagaimana memperbaiki ini?

Rakyat harus bersatu melawan Covid-19 dengan instrospeksi apakah selama ini masing-masing pribadi sudah mengikuti instruksi protokol kesehatan atau belum.

Semua harus bangkit, sebelum angka ini semakin melaju kencang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00