[Cek Fakta] Perokok Rentan Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi: (Dok. Reuters)

KBRN, Jakarta: Virus Covid-19 disebut menjadi sangat berbahaya bagi seseorang perokok aktif.

Dilihat dari laman Badan Kesehatan Dunia (WHO), perokok lebih rentan terhadap COVID-19 yang diakibatkan oleh virus corona strain SARS-CoV-2.

Baca Juga: [Cek Fakta] Penderita Hipertensi Miliki Kepribadian Pemarah

Alasan dari kajian ini, bahwa saat merokok, jari (dan mungkin rokok yang terkontaminasi) berkontak dengan bibir, sehingga meningkatkan kemungkinan transmisi virus dari tangan ke mulut.

Selain itu, perokok juga mungkin sudah memiliki penyakit paru-paru atau kapasitas paru yang berkurang, memiliki risiko penyakit serius yang dapat mengarah pada kematian apabila terpapar virus corona ini.

Produk rokok lain seperti pipa pada alat shisha, yang penggunaannya sering bergantian (misalnya bagian mouthpiece dan selang), mengakibatkan perpindahan virus COVID-19 lebih cepat terjadi ke orang lain dan juga sekelompok orang yang memakai alat shisha tersebut dari waktu ke waktu. 

Apalagi bila orang tersebut jarang mencuci tangan, maka risikonya akan semakin besar.

Kondisi seperti pneumonia, mengakibatkan meningkatnya kebutuhan oksigen pada paru-paru atau mengalami penurunan fungsi paru, akan membuat pasien berisiko lebih tinggi mengalami kondisi paru-paru serius dan rentan terjangkit virus corona. 

Sementara itu, dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, Sp.PD. mengungkapkan, tingkat keparahan Covid-19 menginfeksi para perokok mencapai 5 kali lebih besar.

"Tingkat keparahan perokok aktif saat kena Covid bisa mencapai 5x dari pasien non-perokok," kata dr. Andi Khomeini di akun Twitternya @dr_koko28 yang dilihat rri.co.id, Kamis (11/2/2021). 

Untuk itu, ia menyarankan perokok untuk berhenti merokok. "Satu lagi alasan tambahan untuk berhenti merokok. Semoga berkenan," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00