Asrama Putri Ponpes Annidhamiyah Diminta Direlokasi

KBRN, Pamekasan: Pemerintah meminta pengelola Pondok Pesantren Annidhamiyah di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan untuk merelokasi asrama putri yang beberapa waktu lalu diterpa longsor hingga menimbulkan lima korban meninggal dunia dan satu korban patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. 

Pengasuh Ponpes Annidhomiyah, Muhaedi mengatakan, mulai dari Bupati, Gubernur hingga Menteri yang sudah datang langsung ke lokasi bencana, menyarankan agar tempat itu tidak lagi menjadi tempat untuk santri, karena posisinya berada di bawah tebing yang sangat rawan terjadi longsor. 

"Pesan kepada saya di sana jangan ditempati lagi, artinya di suruh membangun di tempat lain mungkin di depan ini," ucapnya, Kamis (4/3/2021). 

Menurut Muhaedi, untuk sementara ini, kegiatan belajar mengajar di ponpes diliburkan karena masih dikhawatirkan terjadi longsor susulan. 

Adapun untuk lima korban meninggal dunia sudah dimakamkan di tempat asal mereka masing-masing, sedangkan korban luka berat masih menjalani perawatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00