RS Rujukan Covid-19 di Palangka Raya Penuh

KBRN, Palangka Raya: Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Palangka Raya terus bertambah menyebabkan penuhnya ruang rawat pasien di sejumlah rumah sakit rujukan.

Seperti di RSUD dr. Doris Sylvanus, saat ini ruang perawatan khususnya High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) penuh.

Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Yayu Indriaty mengatakan, pasien rujukan dari daerah yang kondisinya berat bahkan terpaksa harus menunggu ruang perawatan tersedia.

“Tetapi yang banyak dirujuk oleh RS lain itu khusus untuk kriteria high care unit dan intensive care unit. Itu yang kita kurang. Selalu itu banyak yang pending atau tertahan di kabupaten tidak bisa menerima sampai pasien itu sembuh atau pasien itu keluar dari ruang isolasi intesif itu baru bisa kita terima. Sampai dengan tadi malam itu ada 18 pasien yang belum bisa masuk Doris itu dari kabupaten kota dan itu semua kriterianya high care,” tuturnya.

Dikatakan Yayu, total tempat tidur di ICU dan High Care Unit hanya sebanyak 28 buah dari sekitar 100 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Yayu mengatakan, kondisi ini sudah diketahui sejak dilakukan analisa kebutuhan ruang perawatan Covid-19 di Kalteng.

Dalam Rakor dengan pemerintah kabupaten/kota, Ketua Satgas Covid-19 Kalteng juga sudah meminta agar semua kabupaten juga membangun ICU di RSUD masing-masing.

Bahkan menurut Yayu, bantuan dari Kementrian Kesehatan RI sebagai dukungan bagi kabupaten/kota membangun High Care Unit juga sudah dipersiapkan.

Diharapkan dengan upaya ini, RSUD di kabupaten pun dapat merawat pasien-pasien Covid-19 dengan kriteria high care.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emy Abriani mengatakan, Kota Palangka Raya sudah sempat menjadi daerah dengan risiko sedang (zona orange). Namun sejak bulan lalu, Palangka Raya kembali memasuki zona merah.

“Saat ini di layanan kesehatan seperti rumah sakit dan RS perluasan penuh semua. Sehingga kita berharap bahwa kesadaran masyarakat ini dibangun lagi lah untuk melaksanakan prokes,” ujar Emy.

Menurut Emy, transmisi lokal mendominasi klaster virus corona. Ditambahkan, kedatangan orang dari luar kota pun turut menyumbang penambahan kasus konfirmasi Covid-19 di Palangka Raya. (Foto: dok. Alodokter)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00