FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Pemkot Jakut Kejar Lansia Belum Divaksinasi

KBRN, Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Utara tengah mengejar target untuk melakukan vaksinasi terhadap warga lanjut usia yang belum divaksin. 

Warga lansia tersebut belum divaksinasi lantaran pernah ditunda oleh tim medis saat mengikuti vaksinasi Covid-19 sebelumnya.

"Saat ini kami sedang mengejar 25 persen lansia yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 karena sempat tertunda saat mereka menghadiri vaksinasi sebelumnya," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakut, Yudi Dimyati saat ditemui di RPTRA Sindang Raya, Senin (19/4/2021).

Yudi menjelaskan, ditundanya vaksinasi warga lansia ini diakibatkan mengalami gangguan kesehatan saat proses pemeriksaan medis (skrining). 

Di sisi lain, hingga saat ini 75 persen atau sekitar 70 ribu warga lanjut usia di Jakarta Utara telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Warga lansia ini bisa divaksinasi kecuali tensi darah mereka di atas 180 mmHG, kemudian ada penyakit yang memang dalam kategori berat sehingga secara fisik tidak memungkinkan divaksinasi. Tetapi kalau penyakit itu terkendali mereka bisa divaksinasi," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Camat Koja Ade Himawan memastikan vaksinasi Covid-19 bagi lansia bukan lagi dalam tahap imbauan melainkan ajakan. 

Untuk itu, dia mengajak seluruh kader kemasyarakatan tak pernah letih mengajak warga lansia yang belum menerima vaksinasi. Utamanya memberikan contoh bahwa vaksinasi Covid-19 aman dan halal.

"Kita terus sosialisasi mendalam dan sifatnya bukan lagi menghimbau tapi mengajak hingga akhirnya mata rantai penyebaran Covid-19 bisa kita putus," tambahnya. (Buy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00