FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Program Percepatan Vaksinasi ICRC Menyasar Hingga Indonesia

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bersama pemimpin delegasi Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Benoit Chavaz (Istimewa)

KBRN, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menerima audiensi dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dipimpin Benoit Chavaz, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Jumat (30/4/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga didampingi Sekretaris KPCPEN, Raden Pardede dan Deputi Kerjasama Ekonomi Internasional, Rizal Affandi Lukman. 

“Percepatan program vaksinasi (Covid-19) terus didorong oleh Pemerintah, salah satunya adalah dengan menggandeng pihak swasta melalui Program Vaksinasi Gotong Royong. Kami melihat ada potensi program yang dapat dikerjasamakan dengan ICRC untuk melaksanakan program vaksinasi di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar) Indonesia,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Sabtu (1/5/2021). 

Dalam pertemuan itu, Benoit menyampaikan program yang diinisiasi oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dalam proses vaksinasi di sejumlah negara.

ICRC diinformasikan dapat memberikan bantuan logistik seperti pengiriman ke beberapa wilayah.

Pemerintah Indonesia menyambut baik program percepatan vaksinasi dalam bentuk apapun agar segera tercipta herd immunity dan Indonesia bisa segera keluar dari pandemi.

Bentuk konkrit kerjasama ini, masih akan didiskusikan dengan kantor pusat ICRC di Jenewa, Swiss dan nantinya akan dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Selama wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19), ICRC telah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham dalam rangka mendistribusikan perangkat kebersihan dan pelindungan ke lembaga-lembaga pemasyarakatan, rumah sakit rujukan Covid-19, relawan dan pondok pesantren. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00