FOKUS: #PPKM MIKRO

108 Warga Dasana Indah Positif Covid-19

Salah satu warga Perumahan Dasana Indah, Kabupaten Tangerang, dibawa tim medis ke ambulans (Dok. Istimewa/merdeka)

KBRN, Kabupaten Tangerang: Sebanyak 108 warga RW 28, Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu berdasarkan swab test atau tes usap usai melakukan kegiatan munggahan atau tradisi menyambut bulan Ramadan dengan berpiknik ke Bogor, Jawa Barat.

Juru Bucara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi memberlakukan lockdown lokal atau pembatasan kegiatan masyarakat ke luar daerah di lokasi tersebut.

Pemberlakuan lockdown dilakukan hingga Sabtu, 8 Mei 2021.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi

“Lockdown selama 14 hari. Kita mulai tanggal 24 April 2021, mungkin lockdown sampai 8 Mei 2021. Tapi bisa saja 10 hari, tergantung kalau warga yang diisolasi dianggap cukup 10 hari,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Sabtu (1/5/2021).

Hendra menjelaskan, jumlah 108 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan akumulasi data dari swab test yang dilakukan beberapa kali mulai 20 April hingga 29 April 2021.

Pada awalnya yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 46 orang, lalu bertambah 37 orang usai tes usap pada Senin (26/4), dan kembali bertambah sebanyak 23 orang setelah tes usap pada Kamis (29/4).

"Sehingga totalnya yang positif menjadi 108 orang," ucapnya menambahkan.

Hendra menerangkan, dari total sebanyak 108 orang, tujuh di antaranya dirawat di RS Siloam Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sementara 101 orang lainnya menjalani karantina di tempat isolasi yang disediakan bagi orang tanpa gejala (OTG), yakni di Hotel Yasmin.

Keseluruhan dari mereka merupakan warga Perumahan Dasana Indah RW 28, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Menurut catatan tim Satgas, jumlah warga yang dites usap sekitar 300 orang.

Hendra menuturkan, tes itu sudah mencukupi dari segi epidemiologi karena semua kontak erat sudah dilakukan testing, bahkan tidak hanya bagi warga RW 28, tetapi juga RW tetangga seperti RW 26 dan RW 27.

“Jika tidak ada tambahan pasien di RW itu, lockdown bisa kita hentikan setelah 10 hari atau 4 Mei 2021,” tambahnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00