Ingatkan Lonjakan Covid, Kemenkes: Masyarakat Kurangi Mobilitas

Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

KBRN,  Jakarta: Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengingatkan masyarakat Indonesia harus belajar dari negara-negara lain agar tidak menimbulkan lonjakan kasus corona.

"Yang utama, mencegah mobilitas meningkat dan meredam varian baru," kata Nadia dalam keterangan pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya,  dua faktor utama di negara Eropa atau India adalah mobilitas yang sangat tinggi dan adanya varian atau mutasi virus yang baru. 

"Kita semua tahu bahwa pengaruh mobilitas ini sangat luar biasa," ujarnya. 

Sebab, lanjut Nadia, mobilitas sangat meningkatkan laju penularan. Dan di saat itu berpeluang besar bagi varian baru bisa bertransmisi secara lokal.

"Mungkin akan sangat sulit kita kendalikan bersama. Sesuai dengan imbauan, sebaiknya tetap tinggal di rumah," jelas dia.

Terlebih jelang Mudik Lebaran 2021, meski sudah dilarang dari tanggal 6-17 Mei, namun menurutnya masyarakat masih banyak yang nekat.

"Jangan sampai karena dilarang 6 Mei maka kemudian masyarakat mudik sebelum tanggal tersebut. Itu malah akan meningkatkan risiko keterpaparan," ungkapnya.

Nadia bahkan menjelaskan varian corona yang sudah masuk di Indonesia adalah B117 Inggris, varian B1617 India dan B1351 Afrika Selatan. Ketiganya menjadi varian of concern yang diduga lebih menular dan meningkatkan derajat keparahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00