Jokowi Senang Masyarakat Antusias Bantu Percerpatan Vaksinasi

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta. Dok : Youtube Sekretariat Presiden

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo mengaku gembira karena melihat antusiasme masyarakat yang ikut mendukung perluasan dan percepatan vaksinasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara secara virtual dalam acara Gerakan Nasional Vaksinasi 7 juta Warga Perkebunan dan Desa-desa Produktif di 17 provinsi, yang diselenggarakan oleh Organisasi Pendukung Jokowi (Projo) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). 

"Saya sangat gembira melihat antusiasme masyarakat untuk membantu perluasan dan percepatan vaksinasi di berbagai pelosok Indonesia," tutur Presiden Jokowi, Jumat (24/9/2021). 

Menurut Jokowi, banyaknya penyelenggaraan vaksinasi massal oleh masyarakat menunjukkan harapan bahwa Indonesia dapat mengendalikan penyebaran pandemi dengan semangat kebersamaan, saling melindungi, dan saling membantu.

Jokowi pun menyampaikan, saat ini vaksinasi terus digencarkan di berbagai daerah dan menyasar berbagai kelompok masyarakat baik secara massal, maupun dari pintu ke pintu dengan mendatangi masyarakat.

Jokowi menekankan, perluasan dan percepatan vaksinasi sangat penting untuk dilakukan, agar semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang dapat menerima vaksinasi, sehingga target vaksinasi nasional sebesar 70 persen di akhir tahun bisa tercapai. 

Jokowi mengatakan, semua pihak tentu harus berkolaborasi, meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi aman dan halal, serta mempercepat vaksinasi di tempat-tempat yang bisa terjangkau, untuk menyentuh sebanyak mungkin masyarakat yang belum divaksinasi. 

"Karena itu, saya menyambut baik inisiatif Projo bersama GAPKI untuk membantu percepatan vaksinasi. Vaksinasi 7 juta dosis untuk warga perkebunan dan desa-desa produktif di 17 provinsi, dengan target 7 juta warga perkebunan, pertanian, dan desa-desa produktif, dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga Papua," pungkas Jokowi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00