Yuk, Kenali Jenis-jenis Penyakit Rematik

(Ilustrasi)

KBRN, Jakarta: Rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian mengalami peradangan dan pembengkakan. Dikutip dari Medical Xpress, Sabtu (25/9/2021), ada sejumlah jenis rematik yang dialami manusia, dan berikut ini empat penyakit rematik umum di antaranya: Spondilitis ankilosa, asam urat, artritis idiopatik remaja, dan lupus.

Spondilitis ankilosa

Spondilitis ankilosa adalah penyakit peradangan yang dapat menyebabkan beberapa tulang kecil di tulang belakang Anda menyatu. Penyatuan ini membuat tulang belakang kurang fleksibel dan dapat mengakibatkan postur membungkuk ke depan. Jika tulang rusuk terpengaruh, akan sulit untuk bernapas dalam-dalam.

Spondilitis ankilosa memengaruhi pria lebih sering daripada wanita, biasanya dimulai pada awal masa dewasa. Tanda dan gejala awal spondilitis ankilosa dapat berupa nyeri dan kekakuan pada punggung bagian bawah dan pinggul, terutama di pagi hari dan setelah periode tidak aktif. Sakit leher dan kelelahan juga sering terjadi. Seiring waktu, gejala mungkin memburuk, membaik atau berhenti pada interval yang tidak teratur.

Tidak ada obat untuk spondilitis ankilosa, tetapi perawatan dapat mengurangi gejala dan mungkin memperlambat perkembangan penyakit.

Asam urat 

Asam urat adalah bentuk umum dan kompleks dari radang sendi yang ditandai dengan serangan nyeri parah yang tiba-tiba, bengkak, kemerahan dan nyeri tekan pada satu atau lebih sendi.

Asam urat lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Pria juga lebih mungkin untuk mengembangkan asam urat lebih awal-biasanya antara 30 dan 50, sedangkan wanita umumnya mengembangkan tanda dan gejala setelah menopause. Tanda dan gejala asam urat hampir selalu terjadi secara tiba-tiba dan sering pada malam hari. Tanda dan gejala ini dapat mencakup nyeri sendi yang hebat, peradangan dan kemerahan; ketidaknyamanan berlama-lama yang berlangsung berhari-hari hingga berminggu-minggu; dan rentang gerak terbatas.

Gejala asam urat mungkin datang dan pergi, tetapi ada cara untuk mengelola gejala dan mencegah kambuh.

Artritis idiopatik remaja

Artritis idiopatik remaja, sebelumnya dikenal sebagai rheumatoid arthritis remaja, adalah jenis radang sendi yang paling umum pada anak-anak di bawah 16 tahun.

Artritis idiopatik remaja dapat menyebabkan nyeri sendi yang persisten, bengkak, dan kaku. Beberapa anak mungkin mengalami gejala hanya beberapa bulan, sementara yang lain memiliki gejala selama bertahun-tahun.

Beberapa jenis arthritis idiopatik remaja dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti masalah pertumbuhan, kerusakan sendi dan radang mata. Perawatan berfokus pada pengendalian rasa sakit dan peradangan, meningkatkan fungsi, dan mencegah kerusakan.

Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda menyerang jaringan dan organ Anda. Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat memengaruhi banyak sistem tubuh, termasuk persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.

Lupus lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dan meskipun memengaruhi orang-orang dari segala usia, penyakit ini paling sering didiagnosis antara usia 15 dan 45 tahun. Lupus bisa sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya sering mirip dengan penyakit lain. Tanda paling khas dari lupus—ruam pada wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu yang membentang di kedua pipi—terjadi pada banyak kasus lupus, tetapi tidak semua.

Beberapa orang terlahir dengan kecenderungan mengembangkan lupus, yang mungkin dipicu oleh infeksi, obat-obatan tertentu atau bahkan sinar matahari. Meskipun tidak ada obat untuk lupus, perawatan dapat membantu mengendalikan gejala.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00