FOKUS: #VAKSIN COVID

Alasan Vaksin Booster Diberikan Setengah Dosis

Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 dosis ketiga (booster) jenis Pfizer. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

KBRN, Jakarta: Program pemberian vaksinasi dosis ketiga atau booster telah dimulai.

Anggota Tim Komnas Penilai Obat, dr. Jarir At Thabari, menyebut, pemberian vaksin booster hanya setengah dosis mengingat kebutuhan vaksinasi besar.

“Masih banyak negara lain yang angka vaksinasinya di bawah 10 persen, karena proses distribusi dan kemampuan beli vaksin,” ujarnya kepada Pro 3 RRI, Selasa (18/1/2022).

Menurutnya, booster tidak perlu dosis penuh, sebab tubuh telah memiliki sel memori.

“Antibodi memiliki proteksi virus, half dose sudah cukup terhadap serangan virus tersebut,” ucapnya menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapan alasan pemerintah hanya memberikan setengah dosis vaksin booster kepada masyarakat.

Menurutnya, pemberian setengah dosis sudah melalui tahap penelitian.

"Hasil penelitian di dalam dan luar negeri menunjukkan, vaksin booster setengah dosis meningkatan antibodi yang relatif sama atau lebih baik dari vaksin booster dosis penuh," katanya dalam konferensi pers.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar