FOKUS: #CORONA

Kronologi Meninggalnya Pasien Omicron RS Sari Asih

Ilustrasi / Petugas kesehatan menyimpan hasil tes usap COVID-19 milik seorang pasien. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

KBRN, Tangerang: Satu orang pasien Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron berinisial MR (64) meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Sari Asih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. 

"Satu orang pasien Omicrom meninggal dunia di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat," ungkap Alin Hendalin Mahdaniar, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel melalui keterangan resmi yang diterima RRI.co.id, Minggu (23/1/2022). 

Kronologinya, sambung Alin, pasien berinisial MR (64) itu dikarikan ke IGD Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat pada 21 Januari 2022 lalu dengan keluhan demam, sesak nafas berat, batuk dan penurunan kesadaran. 

"Dari hasil observasi, pasien memiliki riwayat komorbid. Saat dilakukan diagnosa penyakit melalui rontgen, tes antigen dan PCR Swab, pasien dinyatakan positif Covid-19," ujarnya. 

Karena kondisi pasien, lanjutnya, dari IGD kemudian dirawat di ruang ICU isolasi  untuk mendapatkan perawatan intensif. 

BACA JUGA: Jenazah Omicron Tangsel Dimakamkan di TPU Jombang

"Esoknya, pada hari kedua perawatan di ICU isolasi, pasien meninggal dunia pada tanggal 22 januari 2022," kata Alin. 

Diamini Juru bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, memastikan, bukan hanya satu pasien Omicron di Kota Tangsel, akan  tetapi ada dua kasus pasien meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Omicron.

Siti Nadia mengaku, kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi. 

“Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso,” ucapnya. 

Siti Nadia mengatakan, kedua pasien tersebut memiliki komorbid.

Data yang dihimpun, hingga Sabtu 22 Januari tercatat 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, kemudian 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar Covid-19. 

"Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Dimana sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar