Begini Syarat Isolasi Mandiri Pasien Omicron

Ilustrasi (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Menanggapi kasus Omicron yang sedang melonjak di Indonesia, Kementerian Kesehatan menerbitkan aturan baru tentang pencegahan dan pengendalian kasus virus corona varian B.1.1.529 atau Omicron.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

"Ketentuan pencegahan dan pengendalian Covid-19 sekarang mengacu pada surat edaran yang baru, salah satunya tentang isolasi mandiri," ujar juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmidzi dikutip Antaranews.

Nantinya pasien yang terkonfrimasi Omicron tanpa gejala atau gejala ringan kini dapat melakukan isolasi mandiri di rumah apabila memenuhi syarat klinis dan peralatan pendukungnya.

Syarat pasien untuk isolasi mandiri dirumah yang dikutip dari data Kemenkes, diantaranya:

  • Usia Pasien kurang dari 45 tahun
  • Tidak memiliki komorbid
  • Dapat mengakses telemedicine atau layanan kesehatan lainnya
  • Berkomitmen untuk tetap diisolasi sebelum diizinkan keluar

Namun berbeda pada persyaratan saat pasien di haruskan mengisolasikan dirinya di rumah sakit, berikut syaratnya:

  • Dalam kondisi bergejala berat hingga kritis dan tempat isolasi harus merupakan RS penyelenggara pelayanan Covid-19
  • Kondisi Bergejala sedang atau ringan disertai komorbid dan tmepat isolasi harus Rumah sakit lapangan atau rumah sakit darurat atau rumah sakit penyelenggara penanganan Covid-19
  • Tanpa gejala, tetapi dari luar negeri harus diisolasi khusus tempat dari pasien luar negeri.

Sementara untuk syarat rumah dan peralatan pendukung lainnya saat isolasi mandiri dirumah yakni:

  • Terdapat kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, lebih baik lagi jika lantai terpisah
  • Terdapat kamar mandi di dalam rumah terpisah dengan penghuni rumah lainnya
  • Dirumah terdapat pulse oksimeter 
  • Selama isolaso pasien harus dalam pengawasan puskesmas atau satgas penanganan Covid-19 setempat.

Selain itu, pasien yang melakukan isolasi mandiri harus minimal melakukan isolasi selama 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis awal. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, hingga Jumat(21/1/2022), total terdapat 1.161 kasus Omicron. Dari jumlah tersebut, sebanyak 831 merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri (PPLN) dan 282 transmisi lokal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar