FOKUS: #CORONA

Keterisian Rumah Sakit dan ICU Jakarta Meningkat

Ilustrasi Ruang ICU Pasien Covid-19 / Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan, peningkatan masih terjadi pada keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit dan Intensive Care Unit (ICU). saat ini BOR Rumah Sakit sudah mencapai 31 persen atau meningkat dari sebelumnya hanya 20 persen. Sementara BOR ICU kini sudah mencapai 8 persen. (Foto: Dok. Antara)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan, peningkatan masih terjadi pada keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit dan Intensive Care Unit (ICU).

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan, saat ini BOR Rumah Sakit sudah mencapai 31 persen atau meningkat dari sebelumnya hanya 20 persen.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Dok. Tuter/RRI)

"Terkait BOR data yang kami terima hingga hari ini ada peningkatan saat ini BOR kita 3.616. Dan yang terisi 1.115, itu artinya sudah mencapai 31 persen. Ini peningkatan yang cukup signifikan, setelah sebelumnya 20 persen," jelas Riza di Balai Kota Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (24/1/2022). 

Selain BOR Rumah Sakit, kata Riza, peningkatan juga tergambar pada ICU.

Tercatat ada BOR ICU kini sudah mencapai 8 persen.

"Namun, icu-nya baru 610 terpakai 51. Artinya 8 persen," paparnya. 

Riza mengatakan, varian Omicron memang berbeda dengan varian Covid-19 lainnya.

Meski disebut-sebut tidak berbahaya, tapi menurutnya bukan berarti masyarakat bisa lengah. 

Untuk itu ia meminta warga waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian.

"Ini memang berbeda varian Omicron dengan varian lain. Varian Omicron tidak berbahaya seperti varian Delta. Tapi tidak berarti kita lengah, kendor. Tetap waspada, pastikan kita berada di rumah sebagai tempat terbaik. Selanjutnya, mari kita laksanakan protokol kesehatan secara ketat, displin, patuh dan bertanggung jawab," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar