FOKUS: #CORONA

Darurat Covid-19, Sekolah Biasanya Tutup Paling Akhir

Anggota Satgas COVID-19 memberikan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada siswa saat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMA Muhammadiyah Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/1/2022). Pengawasan rutin tersebut dilakukan untuk menekankan pentingnya prokes yang ketat pada pelaksanaan PTM guna mencegah terjadinya klaster penyebaran COVID-19 khususnya varian Omicron di lingkungan sekolah. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.

KBRN, Jakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, melalui juru bicara Masduki Baidlowi, menyebutkan, saat kondisi darurat Covid-19, sekolah menjadi tempat yang akan ditutup paling akhir.

"Satu hal menarik yang dikemukakan Kemendikbud, di negara manapun yang menjadi tren dalam konteks penutupan karena darurat Covid-19, yang harus ditutup terakhir adalah sekolah," ucapnya kepada Pro 3 RRI, Rabu (26/1/2022).

Sebelum penutupan sekolah, pemerintah di negara-negara tersebut akan melakukan penutupan fasilitas lainnya terlebih dahulu.

BACA JUGA: Wapres Sebut PTM Butuh Perhatian Khusus

"Yang namanya sekolah, belajar ilmu, maju dan tidaknya itu terkait pendidikan. Mutu tidak hanya ditentukan melalui virtual, tetapi juga tatap muka," tambahnya.

Semua pihak menurutnya harus berhati-hati, karena penularan sangat cepat.

"Penularan sangat cepat, yang awalnya tidak menimbulkan kematian, timbul kematian," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar