FOKUS: #PPKM

Menko PMK: Angka Stunting Madiun Turun Drastis

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kiri) didampingi Bupati Madiun Ahmad Dawami (kedua kiri) menyaksikan tari Dongkrek saat kunjungan kerja di Madiun, Jawa Timur, Rabu (26/1/2022). Menko Muhadjir dalam pengarahannya mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan penanggulangan stunting. ANTARA FOTO/Siswowidodo

KBRN, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menekankan, fokus penurunan stunting tidak hanya pada daerah-daerah yang saat ini masih memiliki angka stunting tertinggi.

Akan tetapi, pemerintah juga mendorong daerah-daerah lain hingga mencapai 0 (nol) stunting.

Menurut catatan, salah satu daerah yang dinilai telah berhasil dalam upaya menangani stunting adalah Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan laporan Agustus 2021, angka stunting di Madiun 14,9% atau menurun drastis dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar 24,94%.

“Saya terima kasih karena di sini (Kabupaten Madiun) stuntingnya sudah hampir sesuai standar Pak Jokowi di 2024. Tapi tidak kemudian itu boleh berhenti, diusahakan nol. Madiun ini harus punya semboyan nol stunting,” kata Muhadjir dalam keterangan resmi yang diterima RRI.co.id di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Muhadjir optimistis, jika semakin banyak daerah atau kabupaten/kota yang telah berhasil menurunkan angka stunting hingga di bawah 14%, secara agregat Indonesia akan mampu mencapai target penurunan stunting sesuai yang dicanangkan pada tahun 2024.

Sementara beberapa daerah yang diketahui masih memiliki angka stunting tertinggi, di antaranya Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

“Fokus ke daerah yang tinggi stunting bagus, tapi yang sudah berhasil ini harus dijadikan contoh. Saya optimis di 2024 untuk Madiun ini (angka stunting) bisa di bawah dua digit (di bawah 10 persen), syukur-syukur nol,” ucap mantan Mendikbud tersebut.

Seperti diketahui, 25 Januari 2022 diperingati sebagai Hari Gizi Nasional ke-62 dengan tema "Aksi Bersama Cegah Stunting".

Untuk itu, Kemenko PMK mengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut bahu membahu perang melawan stunting.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar