Visi Bersama dan Komitmen Pemerintah Cegah Stunting

Petugas menunjukkan pertumbuhan anak saat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/rwa.

KBRN, Jakarta: Hari Keluarga Nasional 2022 bertema “Ayo Cegah Stunting, Agar Keluarga Bebas Stunting,”. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyatakan untuk mencapai tema ini telah ada visi bersama antar kementerian lembaga dan memiliki komitmen terhadap stunting.

“Komitmen cukup tinggi untuk melakukan sosialisasi masif, ada tim pendamping keluarga, tim percepatan penurunan stunting, generasi muda generasi berencana. Tiga bulan sebelum harus periksa dahulu hemoglobinnya,” ucap Hasto, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) saat berbincang dengan Pro 3 RRI, Rabu (29/6/2022). 

Menurutnya, masih ada tujuh provinsi di Indonesia yang memiliki prevalensi tinggi stunting di atas 30 persen. Provinsi-provinsi itu, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Aceh, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat.

Ia menyebut, ada faktor jauh dan dekat yang menyebabkan stunting.

“Yaitu sanitasi ada yang air bersihnya belum ada, jamban belum sempurna, ada bakteri yang mudah mencemari makanan jadi diare. Faktor dekatnya yaitu karena tidak imunisasi,” kata Hasto. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar