Kemenkes: Vaksin Mandiri Belum Matang

Foto: Ilustrasi Vaksin Covid-19

KBRN, Jakarta: Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sedang mengkaji skema pemberian vaksin virus corona (Covid-19) berbayar atau vaksin mandiri di Indonesia.

saat ini, kata ia, pihaknya masih menerima masukan dari berbagai pihak terkait hal tersebut.

"Kita masih mengkaji dan memfinalkan terkait rencana ini, jadi bersabar dulu," kata Nadia dalam konferensi pers virtual, Sabtu (23/1/2021).

Ia mengatakan, opsi pemberian vaksin mandiri belum sepenuhnya matang. Saat ini Kemenkes masih dalam tahap pembahasan.

"Kita juga masih mendengarkan masukan-masukan, mekanisme seperti apa, sudah ada beberapa alternatif opsi memang, tapi tentunya masih akan dalam pembahasan yang lebih matang," jelas Nadia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mempertimbangkan usulan pelaku usaha untuk melakukan vaksinasi virus corona (Covid-19) secara mandiri.

Saat ini usulan tersebut masih dalam pembahasan oleh pemerintah. Salah satu pertimbangan yang disampaikan Jokowi adalah dapat mempercepat program vaksinasi yang dibutuhkan oleh Indonesia untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

"Ini yang baru kita akan putuskan, karena apa, karena kita perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya. Apa lagi biayanya ditanggung perusahaan sendiri, kenapa tidak?" ujar Jokowi saat membuka Kompas100 CEO Forum tahun 2021 secara virtual, Kamis (21/1).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00