FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Tahap Kedua, 125.000 Prajurit TNI Jalani Vaksinasi 

Sebanyak 9.396 dari total 125 ribu prajurit TNI sudah mulai menjalani vaksinasi tahap kedua di Mabes TNI (Dok. Istimewa/Puspen TNI)

KBRN, Jakarta: Dalam rangka mendukung program pemerintah guna upaya percepatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19, Mabes TNI menggelar kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19.

Kapuskes TNI Mayjen Tugas Ratmono, mengatakan, bahwa sejumlah 9.396 prajurit Mabes TNI yang divaksinasi, untuk saat ini adalah prajurit yang tentunya bagian dari petugas langsung yang berhadapan dengan publik atau termasuk untuk pendisiplinan masyarakat 3M (jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan) dan juga untuk membantu tracer dan lain sebagainya. 

“Ini termasuk kebijakan vaksinasi yang kedua dari Kemenkes setelah vaksinasi tahap pertama prioritas untuk Tenaga Kesehatan (Nakes). Setelah ini tahap kedua untuk petugas publik dan kita bersyukur didukung vaksinasi oleh Kemenkes dan tahap kedua untuk TNI sejumlah 125 ribu dosis vaksin untuk 125 ribu prajurit,” ungkapnya di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, seperti keterangan resmi Puspen TNI yang diterima rri.co.id, Rabu (3/3/2021) malam.

Pada dasarnya, sasaran vaksinasi secara kuantitatif bagi Prajurit dan PNS Mabes TNI serta keluarga dan Warga Negara Indonesia berusia lebih dari 18 tahun, yang terdaftar sebagai sasaran penerima Vaksinasi Covid-19 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) jajaran Kesehatan TNI. 

Sedangkan sasaran kualitatif yaitu terciptanya kekebalan sosial terhadap Covid-19, bagi Prajurit dan PNS Mabes TNI beserta keluarganya.

Tugas Ratmono lanjut menuturkan, vaksin ini diutamakan untuk petugas pendisiplinan masyarakat dan petugas publik utamanya di seluruh jajaran TNI untuk para Babinsa, Babinpotrmar dan Babinpotdirga. 

Kapuskes TNI Mayjen Tugas Ratmono (Dok. Istimewa/Puspen Mabes TNI)

“Karena mereka kita latih sebagai tracer, jadi ini adalah salah satu sasaran prioritas saat ini sesuai kebijakan yang sudah ditentukan. Setelah itu kita akan laksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin nantinya untuk semua prajurit dan juga para PNS TNI, kita selesaikan semuanya, setelah itu tentunya TNI siap membantu vaksinasi ke masyarakat secara umum,” jelasnya.

Kapuskes juga menyampaikan bahwa TNI sudah menyiapkan vaksinator karena ini sangat penting untuk melaksanakan vaksinasi yang tersertifikasi. 

Saat ini Mabes TNI menyiapkan sekitar 10 ribu vaksinator untuk melaksanakan tugasnya sampai bulan Maret, baik Angkatan Darat, Laut dan Udara. 

“Vaksinator ini akan kita gerakan untuk melaksanakan percepatan vaksinasi yang segera diprogramkan oleh pemerintah, ini diprogramkan dalam kebijakan Kemenkes bahwa ini sangat membantu untuk mendukung percepatan vaksinasi secara nasional,”  katanya.

“Harapan ke depan diperkirakan sekitar kurang lebih satu juta orang itu akan tervaksin. Sehingga percepatan ini akan diharapkan satu tahun sudah selesai pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia yang menjadi sasaran vaksinasi,” kata Kapuskes TNI.

Dan ini penting untuk terciptanya konsep komunal imunitas atau herd immunity, dimana minimal 70 persen dari masyarakat Indonesia sudah tervaksin Covid-19. 

“Ini suatu upaya dan langkah penyelesaian untuk penanganan pandemi ini. Kita harapkan dengan vaksinasi ini pandemi segera berakhir,” pungkasnya.

Sumber: Eman Rero - RRI PRO3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00