Ganjil-Genap di Tempat Wisata untuk Cegah Kerumunan

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan pihaknya menerapkan sistem ganjil-genap jelang tempat wisata. Menurutnya kebijakan itu diambil untuk mengurangi kemacetan yang mungkin menimbulkan kerumunan.

"Ya ganjil genap ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan mengatur agar tidak terjadi kerumunan dan sebagainya tempat-tempat wisata dan sebagainya," jelas Riza di Balaikota Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Meski demikan ia menekankan tempat wisata tersebut tetap menyiapkan kantong-kantong parkir bagi kendaraan yang plat nomernya tidak sesuai. 

"Ya memang kan ada ganjil-genap ya jadi kalau tidak sesuai ya disiapkan tempat-tempat dong, bertindak dong," tuturnya.

Ia pun optimis kebijakan ini dapat mengurai kepadatan di tempat-tempat wisata.

"Ya kan dia berpindah nanti untuk menggunakan nomor sesuai dengan hari dan tanggalnya," tegasnya.

Sebelumnya, sistem ganjil genap menuju lokasi wisata di ibu kota ini diambil oleh Gubernur Anies Baswedan.

Total hingga kini ada sebanyak 3 lokasi wisata yang di uji coba untuk dibuka. Ketiganya TMII, Taman Impian Jaya Ancol, dan Setu Babakan. 

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019 tersebut, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Penerapan ganjil - genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 WIB sampai dengan Minggu pukul 18.00 WIB," ungkap Anies. 

Operasional tempat wisata juga diwajibkan mengikuti protokol kesehatan (prokea) yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kesehatan. Lalu, jam operasional pun dibatasi hanya sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00