Metamorfosis Bunga Bangkai

metamorfosis_bunga_raksasa.jpeg

Deskripsi Infografis

  •   Diposting oleh : Khaudy Aulia
  •   Tanggal : 19 Apr 2021

Metamorfosis Bunga Raksasa

Amorphophallus titanum atau bunga bangkai raksasa merupakan tumbuhan talas-talasan

(Araceae) endemik Sumatera, yang tingginya mencapai 2,5 meter.

Rekor bunga tertinggi, Kebun Raya Vibodas, 2004 dengan tinggi 3,17 meter

Habitat

  • Hutan hujan Sumatera (Bengkulu, Lampung)
  • Iklim tropis dan subtropis
  • Tumbuh dibawah kanopi
  • Ketinggian 120-35 mdpl
  • Tanah berkapur
  • Hutan sekunder, pinggir sungai atau di tepi hutan
  • 25 spesies di Indonesia, 18 diantaranya endemik: 8 spesies (Sumatera), 5 (Jawa), 3 (Kalimantan), dan 1 spesies (Sulawesi)

Siklus

Amorphophallus titanum memiliki tiga siklus hidup yang jelas, yaitu tahap vegetatif (6-12 bulan), dorman 1-4 tahun, dan generatif (siklus pembungaan umum-nya tidak teratur)

Vegetatif (Fase Daun)

  1. Umbi (bertunas setelah beberapa bulan dorman)
  2. Kuncup daun (berkembang menjadi daun)
  3. Daun (helai daun muncul dari pucuk)
  4. Daun dewasa (satuan daun yang tumbuh sempurna setelah 4 minggu, dapat tumbuh hingga  meter)
  5. Daun menua (mati kembali setelah 12-18 bulan)
  6. Umbi (menjadi tidak aktif selama sekitar 6 bulan)

Generatif (Fase Bunga)

  1. Umbi (bertunas setelah beberapa bulan dorman)
  2. Kuncup bunga (berkembang menjadi bunga)
  3. Berkembang (membuka penuh setelah 2 minggu, terbuka hingga 3 hari)
  4. Berkembang (runtuh setelah 2-3 hari)
  5. Infructescene (tanda buah matang dalam 6-12 bulan)
  6. Umbi (menjadi tidak aktif selama sekitar 6 bulan)

Fakta Unik

  • Umbi berbobot 100 kg dapat digunakan sebahai bahan makanan, minuman, dan obat-obatan.
  • Sebutir biji membutuhkan waktu 20-40 tahun untuk berbunga
  • Ketika mekar suhu bunga mencapai 50-60 OC dan mengeluarkan asap.
  • Burung Rangkong mempengaruhi perkembangbiakan bunga bangkai.

Komentar

INFOGRAFIS LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00