Ritel Raksasa Bertumbangan

ritel_raksasa_bertumbangan.jpeg

Deskripsi Infografis

  •   Diposting oleh : Khaudy Aulia
  •   Tanggal : 31 Mei 2021

Ritel Raksasa Bertumbangan

Industri ritel raksasa terus berguguran dihajar pandemi Covid-19. Gerai Giant akhirnya harus menyerah dan menutup seluruh gerainya per 1 Juli, sementara perusahaan ritel lainnya masih mencoba bertahan.

Giant

Menutup seluruh operasional 395 Giant mulai Juli 2021

  • Penjualan 2020 (Rp 8,89 triliun)
  • Turun 26,98%
  • Rp 1,21 triliun kerugian 2020
  • Rp 1,65 miliar kerugian kuartal 1 2021
  • Hingga maret 2021
  1. 25 Tutup
  2. 395 Gerai
  3. 7.975 Karyawan

Matahari

  • Penjualan 2020 (Rp 8,59 triliun)
  • Turun 52,3%
  • Rp 1,36 triliun laba bersih 2019
  • 25 Tutup
  • 147 Gerai
  • 12.080 Karyawan

Ramayana

  • Pendapatan kuartal 1 2021 *Rp 490,94 miliar)
  • Turun 46,41%
  • Rp 85,66 miliar rugi kuartal 1 2021
  • Rp 13,29 miliar untung kuartal 1 2020
  • 13 Tutup sementara

Centro

  • 17 Mei 2021 dinyatakan Pailit (2 gerai masih terikat kontrak dengan pihak mall)
  • 2 Tutup
  • 13 Gerai
  • 300 Karyawan

Beragam pembatasan telah mempengaruhi operasional toko kami dan pelanggan telah mengubah perilaku belanja serta pola permintaan produk mereka

-Hadrianus Wahyu Trikusumo

Direktur Hero Supermarket

Jurus Peritel Hadapi Pandemi

  • Promosi yang ditujukan kepada segmen konsumen tertentu
  • Menjalin kerja sama dengan bank tekfin untuk memberikan reward dan uang kembali kepada konsumen
  • Meningkatkan level pelayanan antar.
  • Terjun di E-commerce

Komentar

INFOGRAFIS LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00