FOKUS: #KUDETA MILITER MYANMAR

PM Thailand Tidak Akan Hadiri KTT ASEAN

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha (South China Morning Post)

KBRN, Bangkok: Negara-negara Asia Tenggara akan membahas krisis di Myanmar pada pertemuan puncak di Jakarta pada hari Sabtu (24/4/2021), menurut sekretariat blok ASEAN pada hari Selasa (19/4/2021), tetapi Perdana Menteri Thailand mengatakan hanya akan diwakili menteri luar negeri negaranya.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan dia tidak akan hadir dan Thailand akan diwakili oleh Wakil Perdana Menteri Don Pramudwinai, yang juga menteri luar negeri.

"Beberapa negara lain juga akan mengirim menteri luar negeri mereka," kata Prayuth, mantan panglima militer yang memimpin kudeta di Thailand pada 2014, mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan kabinet mingguan, seperti dikutip dari South China Morning Post, Rabu (21/4/2021).

Seorang pejabat pemerintah Thailand mengatakan pada hari Sabtu bahwa kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing akan pergi ke Jakarta, meskipun pemerintah Myanmar belum berkomentar. 

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) yang beranggotakan 10 orang telah mencoba menemukan cara untuk membawa Myanmar keluar dari kekacauan berdarah yang terjadi setelah militer menggulingkan pemerintah terpilih, yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi, pada 1 Februari.

Tetapi ada pandangan yang berbeda di antara anggota Asean tentang bagaimana menanggapi penggunaan kekuatan mematikan oleh tentara terhadap warga sipil dan kebijakan konsensus dan non-campur tangan kelompok dalam urusan satu sama lain telah membatasi kemampuannya untuk bertindak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00