Ratusan Dikarantina di Dua Menara Hunian Jerman

(RT)

KBRN, Dusseldorf: Ratusan warga di sepasang blok menara hunian di Jerman barat telah dikarantina di kamar mereka setelah seorang wanita yang tinggal di sana dinyatakan positif mengidap Covid-19 varian India, menurut pejabat kesehatan setempat.

Sejak Minggu, sekitar 189 orang diperintahkan dikarantina di kediaman mereka di Velbert, dekat Dusseldorf, kata kepala kementerian kesehatan setempat Marcus Kowalczyk kepada kantor berita DPA, Selasa (18/5/2021).

Sejauh ini 19 orang dinyatakan positif Covid-19 dari empat keluarga di dua menara, kata Kowalczyk, seperti dikutip dari Russian Today, Rabu (19/5/2021).

Semua warga dites virus itu pada Minggu dan Senin, dengan hasil diperkirakan keluar dalam 24 jam ke depan.

Namun, hanya ada satu kasus varian, dikenal sebagai B.1.617, yang ditemukan di antara penghuni blok tersebut.

Galur ini pertama kali terdeteksi di India pada bulan Oktober dan para ahli percaya kemungkinannya hingga 50% lebih cepat ditularkan daripada varian Inggris.

Kowalczyk tidak merinci berapa lama warga harus tetap dikarantina.

Palang Merah dan organisasi lain menyediakan makanan dan persediaan penting lainnya bagi mereka yang mengisolasi diri di apartemen tersebut.

Proporsi kasus varian India di Jerman perlahan-lahan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, kata Robert Koch Institute (RKI) negara itu pekan lalu.

Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan galur India sebagai "perhatian global."

B.1.617 merupakan 2% dari semua kasus Covid-19 di Jerman, dengan 90 kasus galur yang dilaporkan secara total, menurut laporan RKI yang diterbitkan pada 12 Mei.

Jerman telah mencatat lebih dari 86.000 kematian akibat Covid-19 sejak dimulainya pandemi dan lebih dari 3,6 juta kasus, data RKI menunjukkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00