Pakistan Gelar Pameran Tekstil Pertama Secara Daring

Ilustrasi perkembangan tekstil di Pakistan dalam permainan warna warni benang yang memikat (Dok. Istimewa/mettisglobalnews)

KBRN, Jakarta: Pandemi COVID-19 tidak menghentikan Otoritas Pengembangan Perdagangan Pakistan untuk tetap menyelenggarakan pameran tekstil internasional.

Kali ini untuk pertama kalinya pameran akan diselenggarakan secara daring, bertajuk Pameran Tekstil Virtual Internasional TEXPO pada 1 – 5 Februari 2021.

TEXPO Pakistan adalah acara sumber satu atap untuk memamerkan berbagai macam produk tekstil berkualitas tinggi dari Pakistan.

(Foto : Kedubes Pakistan)

Nantinya para calon pembeli dan pengunjung akan diajak menjelajah ke arena pameran secara daring.

Pameran selama lima hari akan dibuka sepanjang waktu secara daring, untuk kenyamanan pengunjung yang dapat berkunjung sesuai dengan kesesuaian zona waktu masing-masing.

Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mempersembahkan produk tekstil Pakistan yang berkualitas tinggi dalam jangkauan yang beragam kepada pembeli internasional.

Even ini  juga memberikan kesempatan kepada pembeli internasional untuk berinteraksi dengan pemasok produk tekstil kelas dunia.

Ruang virtual akan memamerkan produk dalam kategori kain, tekstil rumah, pakaian jadi, pakaian mode kelas atas, dan peralatan pelindung diri.

Merek dan eksportir terkemuka dari seluruh Pakistan berpartisipasi dalam acara tersebut sebagai peserta pameran.

Pendaftaran pengunjung dimulai pada 15 Januari 2021 dan dalam seminggu lebih dari 2.000 pembeli telah mendaftar untuk mengunjungi TEXPO.

Even ini memberikan kesempatan yang sangat baik bagi perusahaan Indonesia untuk memiliki akses langsung ke peserta pameran maupun pemasok berkualitas dan memiliki jaringan Business to Business dari kemudahan kantor mereka.

Perusahaan yang berminat dapat mendaftarkan diri sebagai pengunjung di https://virtualtexpo.tdap.gov.pk/visitor.html atau dapat menghubungi Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta untuk informasi lebih lanjut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00