Indonesia Bahas Penangkapan Kapal Tanker

Foto: AFP

KBRN, Jakarta: Pemerintah telah berkomunikasi dengan Iran terkait penangkapan kapal tanker minyak MT Freya yang diduga melanggar hukum internasional di perairan dekat Kalimantan. 

"Sudah ada komunikasi awal antara negara pemilik kapal dengan Indonesia. Hanya saja belum banyak yang bisa dibahas sebelum hasil penyelidikan diperoleh," kata juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, seperti yang dikutip CNN, Rabu (27/1/2021).

Selain MT Freya, Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) menyita kapal tanker minyak berbendera Panama pada Minggu (24/1/2021). Kedua kapal tersebut diduga tengah melakukan transfer bahan bakar minyak secara ilegal.

Dua kapal tanker itu terpantau oleh kapal Bakamla KN Marore-322. Saat itu KN Marore tengah melakukan Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri.

KN Marore tidak sengaja mendeteksi kontak radar diam dengan indikasi AIS dimatikan sekitar pukul 05.30 WIB. KN Marore lantas mendekati titik radar di perairan Pontianak tersebut.

Kemlu RI menyatakan pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mempelajari pelanggaran hukum yang dilakukan oleh kedua kapal tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00