Varian Baru Covid-19, Italia Kembali Tutup Aktivitas

Ilustrasi (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Varian baru virus corona mendorong peningkatan besar dalam kurva penularan Covid-19 di Italia. Hal itu membuat Italia kembali menutup aktivitas atau menerapkan penguncian secara ketat mulai 6 Maret 2021 hingga 6 April 2021 mendatang. 

"Dengan fakta varian viru baru ini pemerintah mengambil keputusan dengan kembali menutup Italia dari 6 Maret sampai 6 April," kata WNI di Italia, yang juga Kontributor Metro TV, Riezka saat diwawancarai Pro3 RRI, Kamis (4/3/2021). 

Menurut Riezka varian virus baru ini menjadi salah satu tamparan dan pukulan keras bagi Italia. Hal tersebut dikarenakan vaksin-vaksin yang negara tersebut miliki terutama varian dari Afrika Selatan itu berkurang kekuatannya hingga 40 persen.  

"Terutama vaksin yang dari Afrika Selatan MRA, terlihat vaksin ini berkurang kekuatannya hingga 40 persen, sementara dari Inggris terlihat vaksin kita mampu tetapi penyebarannya cukup masif atau lebih kuat dari Covid-19," jelas Riezka.  

Menurutnya varian lainnya dari Covid-19 tersebut, menjadi salah satu penyebab tingkat penularan di negara itu naik lebih cepat. Penyebarannya juga terdeteksi banyak "di antara kelompok usia termuda" dari populasi Italia. 

Dalam beberapa pekan terakhir, insiden kasus baru Italia di kalangan anak muda telah melampaui insiden di antara populasi yang lebih tua. Kondisinya kini berbalik dari saat bagaimana Covid-19 menyerang penduduk pada bulan-bulan pertama pandemi.

"Memang terlihat dari faktanya banyak anak muda yang terinfeksi bahkan 3 kali lipat, jika muncul varian-varian baru , maka sangat mengganggu dan sangat mengkhawatirkan kita," jelasnya. 

"Maka dari itu kita mencoba mengurangi resiko,  jadi dengan vaksin yang ada tidak ada kejutan yang baru dan varian-varian baru lagi, meskipun kita harus mendapatkan vaksin hanya dengan satu dosis saja, hal itu dilakukan agar semua warga bisa mendapatkan. Situasi ini memang dirasakan kurang nyaman bagi kami," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00