RRI Makassar Support Program Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel Melalui Konten Siaran Edukasi

KBRN, Makassar : Lembaga Penyiaran Publik – LPP RRI Makassar menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Palopo, BNNK Tana Toraja serta BNNK Bone di ruang rapat Kantor BNNP Sulsel di jalan Manunggal Nomor 22 Maccini Sombala Tamalate Makassar, Kamis (09/06/20220).

Penandatangan MoU, DR H.Andi Ferdy Kusno, S.Sos, M.SI mewakili LPP RI Makassar dan Brigjen Pol Drs.Ghiri Prawijaya, M.TH mewakili BNNP Sulsel.

“MoU atau apapun namanya, hal itu hanya sebagai kertas biasa saja. Tetapi, melalui pertemuan dan hubungan yang baik, hal tersebut merupakan relialisasi yang sebenarnya  dalam kehidupan yang nyata”, jelas Kepala BNNK Sulsel

“Dan saya percaya, ketika kita sudah saling mengenal secara pribadi-pribadi didukung oleh Mou untuk saling mengingatkan, maka segala masalah akan teratasi. Hasilnya, kami bisa bersama-sama dengan RRI Makassar membangun negeri ini dan membangun anak bangsa dengan terus mengkampanyekan bahaya narkoba”, ujar Ghiri Prawijaya.

Kepala BNNP Sulsel optimis, melalui jalinan penandatangan MoU dengan RRI Makassar, maka kedepan segala informasi program kerja bisa tersebar ditengah masyarakat sulsel.

“RRI sebagai media tertua di Indonesia yang kiprahnya tidak diragukan lagi di negeri ini, maka kami yang harus melekat kepada RRI. Dan kami percaya dengan pengalaman yang telah dimiliki RRI. program kerja BNNP Sulsel akan tersosialisasi secara baik dan tersiar di tengah masyarakat Sulsel”, jelasnya.

Sementara, Kepala Stasiun LPP RRI Makassar, DR. Ferdi Kusno, S.Sos, M.Si mengapresiasi kesediaan BNNK Sulsel untuk menjalin kerjasama konten siaran penanggulangan bahaya narkoba bagi masyarakat dan generasi muda yang tersebar di Sulawesi Selatan.

“Perang terhadap narkoba merupakan tugas kita semua, namun BNN tidak pernah berhenti menjalankan tugas mulia ini terutama melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Selaku orang media, pihaknya tidak bisa membayangkan apabila BNN tidak aktif maka akan hancur masa depan generasi muda ”, ujarnya.

Ferdi menuturkan keberadaan BNN tidak bisa berdiri sendiri, dan harus selaku ditunjang oleh semua media diantaranya media yang diamanahkan oleh negara yakni RRI dan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik,

“Diminta atau tidak diminta, RRI dan BNN memiliki tugas yang sama yakni memberikan edukasi kepada masyarakat. RRI menyiapkan informasinya dan BNN silahkan memanfaatkan RRI untuk menyampaikan program kerjanya”, urainya.

Ferdi berharap melalui kerjasama ini, pihaknya bisa memberikan edukasi pencegahan narkoba yang lebih efektif.

“RRI siap hadir di tengah-tengah BNN dalam memberikan sosialisasi dan edukasi pencegahan narkoba yang lebih efektif. Karena edukasi yang baik akan menghasilkan generasi muda yang baik”, pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar