Wanita Cantik Ini Cetak Rekor Terbang Ke 52 Negara

Zara Rutherford memegang sertifikat setelah mendarat kembali di akhir perjalanan solo keliling dunianya di kota asal Belgia, Kortrijk pada 20 Januari 2022. Foto: John Thys/AFP

KBRN, Medan : Wanita bernama Zara Rutherford berhasil memecahkan rekor dunia sebagai pilot termuda yang kelilingi dunia melintasi banyak Negara. Dilansir Travel and Leisure, Kamis (27/1/2022), Rutherford baru saja mencetak sejarah setelah mendaratkan pesawat Shark Utralight, pesawat olahraga ringan tercepat di dunia miliknya pekan lalu.

Berhasil memecahkan rekor di usianya yang menginjak 19 tahun, Rutherford dinobatkan sebagai pilot wanita termuda di dunia yang berhasil keliling dunia oleh Guiness World Records, seperti dilaporkan Kumparan.Com

Rutherford berhasil menyelesaikan perjalanannya sejauh 51.981 km atau 32.300 mil melintasi 52 negara dan 5 benua dalam waktu 5 bulan. Perjalanannya tersebut dimulai dari Belgia, yang merupakan tempat kelahirannya.

Dari Belgia, ia kemudian menuju ke arah barat dengan melintasi Inggris, Islandia, Greenland, Kanada, Amerika Serikat, hingga Kolombia. Rutherford kemudian melanjutkan perjalanan ke utara dengan melintasi Alaska, Russia, Korea, India, Indonesia, Timur Tengah, hingga Eropa, sebelum akhirnya mendarat di Belgia.

Rutherford mengatakan perjalanannya itu tidaklah mudah. Ia harus menghadapi berbagai rintangan saat melintasi satu negara ke negara yang lain.

"Saya terjebak di Alaska karena masalah visa dan cuaca selama sebulan, dan saya terjebak di Rusia selama sebulan karena masalah visa dan cuaca," ungkapnya.

Tak sampai situ saja, ia juga mengaku sedikit kesulitan karena meningkatnya kasus COVID-19. Hal itu membuat regulasi tiap negara bisa berubah kapan saja, termasuk soal pengetatan perbatasan.

"Ini sangat menantang,” kata Rutherford kepada wartawan di Bandara Internasional Gimpo, Seoul, setelah tiba dari Vladivostok.

Ia mengatakan, rekornya tersebut berhasil dipecahkan karena didukung dengan pesawat yang canggih. Rutherford mengatakan, pesawat Shark Ultralight miliknya mampu mencapai kecepatan jelajah hingga 300 km/jam.

Hal inilah yang membuatnya mengaku bisa melakukan perjalanan dengan cepat untuk melintasi beberapa negara sekaligus. Walau, demikian, Rutherford menghindari terbang di malam hari demi alasan keamanan.

Sehingga, saat Rutherford sudah berhasil mengunjungi beberapa negara, ia akan menetap sementara di negara yang dilintasi sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar