Generali Apresiasi Elemen Masyarakat dan Mahasiswa yang Suarakan Aspirasi Nasabah

KBRN, Medan : Aspirasi sejumlah kelompok pemuda yang menuntut pembayaran klaim salah satu nasabah PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), pada Februari dan Maret 2022 lalu telah menemui titik temu. 

Sejumlah elemen dari Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH), Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat (AMPERA), dan Barisan Intelektual Muda (BEM) se-Sumut, berkomitmen untuk bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan hingga putusan sidang pengadilan. 

"Ini kami lakukan bersama agar masyarakat bisa mendapakan informasi yang seimbang dan menyeluruh terkait dengan proses yang sedang berjalan," ujar Windra Krismasyah, Head of Corporate Communications Generali Indonesia dalam diskusi dengan AMPUH, AMPERA dan BEM se-Sumut di Medan, Kamis (19/5/2022).

"Kedepannya, kami berharap siapapun bisa lebih bijak dalam melihat suatu kondisi, sehingga tidak menimbulkan ketidakjelasan informasi dan mengganggu aktivitas umum,”  sambungnya.

Windra menegaskan status hukum dua polis nasabah dengan inisial AN yang sedang berjalan, dimana untuk polis asuransi syariah, saat ini sedang menempuh proses kasasi atas keputusan hakim Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta dan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sedangkan untuk polis asuransi konvensional, telah dihentikan dan dicoret dari registrasi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, karena tidak dilanjutkan oleh kuasa hukum Nasabah sebelumnya.  

Irham Sadani Rambe dari AMPUH mengatakan, sebagai elemen masyarakat yang ikut melakukan kontrol sosial, pihaknya sudah mengerti dan mendapatkan informasi yang cukup bahwa ada proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami yakin apapun keputusan hakim dalam proses hukum tersebut sudah menjadi keputusan terbaik yang adil untuk kedua belah pihak,” ujarnya.

Senada disampaikan Astrada Mulya dari AMPERA. Pihaknya percaya Generali telah menjalankan bisnis yang sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, termasuk pada proses pembayaran klaim.

Sementara itu Windra menambahkan, sebagai perusahaan asuransi yang terdaftar dan diawasi OJK, Generali Indonesia terus berkomitmen dalam membayarkan klaim nasabah sesuai dengan ketentuan polis. Pada Q1-2022, sebanyak lebih dari 68 ribu keluarga telah menerima perlindungan asuransi dengan total senilai Rp152,3 Milyar. Khusus di wilayah Sumatera Utara, pada Q1-2022, Generali telah membayarkan klaim senilai lebih dari Rp18 Milyar kepada lebih dari 1.900 keluarga di provinsi ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar