Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara Siap Awasi Hewan Ternak untuk Qurban Iduladha 1443 Hijriah

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara.jpg
Azhar Harahap.jpg

KBRN, Medan: Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan, pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan pengawasan ketat terhadap transaksi jual beli hewan qurban selama terjadi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Azhar Harahap, saat dihubungi RRI, Minggu (26/6/2022), mengatakan dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah pihaknya telah menyiapkan tim medis untuk memeriksa seluruh kesehatan hewan qurban.

“H-3 semua tim turun ke kantong-kantong ternak yang menampung hewan kurban. Untuk ternak qurban khusus di Kota Medan didatangkan dari Deli serdang, Simalungun dan Asahan,” kata Azhar.

Azhar Harahap menjelaskan, nantinya setiap hewan qurban yang akan disembelih harus melampirkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan yang berwenang di daerah asal. Disinggung mengenai PMK yang beberapa waktu terakhir ini menyerang hewan ternak, Azhar mengatakan sampai saat ini masih terkendali.

“Tingkat kematiannya baru 13 ekor di Sumatera Utara. Semuanya masih terkendali,” ungkap Azhar.

Dalam waktu dekat, umat Islam akan menyambut datangnya Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah/ 2022 Masehi. Peringatan Hari Raya Iduladha disebut juga sebagai Lebaran Haji yang identik dengan penyembelihan hewan qurban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar