Ribuan Imigran di Medan Divaksin, Cegah Covid -19

KBRN, Medan: Ribuan imigran yang berada di Kota Medan menjalani vaksinasi tahap pertama. Vaksinasi ini dilakukan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Rabu (8/12/2021) di salah satu hotel di Medan.

Dari pantauan lokasi vaksinasi, para imigran dari berbagai camp yang ada di Kota Medan datang dengan mematuhi protokol kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi. 

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Mutia Nimpar mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini dilaksanakan dalam satu hari.

"Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan satu hari ini saja," kata Mutia.

Mutia menuturkan bahwa sebanyak 1.300 pengungsi yang ada di Medan disuntik vaksin dengan jenis Pfizer. Mengingat sejumlah imigram berasal dari berbagai negara dan vaksin jenis pfizer lebih diakui di internasional.  "Hari ini kita vaksinasi untuk kelompok yang rentan termasuk imigran yang dinaungi oleh IOM ada 1.300 yang hari ini dilakukan vaksinasi jenis pfizer," tuturnya. 

"Kenapa Jenis pfizer?, ini lebih diakui untuk internasional sementara pengungsi ini kan dari berbagai negara," sambung Mutia. 

Dalam vaksinasi ini, kata Mutia bahwa Dinkes Medan menurunkan enam tim untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut. Aampai saat ini vaksinasi masih berjalan dengan aman tanpa kendala. "Ada enam tim yang kita turunkan dalam pelaksanaan vaksinasi ini. Di mana, tim ini dari puskesmas yang ada di kawasan tempat berlangsungnya vaksinasi," terangnya. 

Mutia menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dengan sistem smart chaking yang telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia. 

"Ini dari berbagai pengungsi yang ada di Medan dibawah naungan IOM itu yang kita vaksin dan vaksinasi ini dilakukan dengan smart chaking khusus untuk warga negara asing dan ini langsung berkoordinasi dengan pihak kemenkes," jelasnya. 

Sementara itu, terkait imigran anak-anak yang ada di beberapa camp di Kota Medan, Mutia menambahkan bahwa mereka juga akan dilakukan vaksinasi. Namun, mereka masih menunggu putusan dari pusat.  "Untuk anak-anak masih menunggu instruksi dari Kemenkes," tambahnya. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar