Pemkab Palas Bantu Ratusan Anak Korban Banjir

KBRN, Medan: Pemkab Padang Lawas ( Palas) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Palas, memberikan bantuan pakaian dan peralatan kelengkapan sekolah kepada ratusan siswa siswi SDN Desa Tamiang dan SDN Tanjung Baru, anak - anak dari korban bencana alam banjir bandang, Kecamatan Batang Lubu Sutam.

Prosesi penyerahan bantuan ini, berlangsung di SDN Desa Tanjung Baru, Jumat (14/1/2022) sore. Bantuan tersebut, diserahkan langsung oleh Plt Bupati Palas drg. H Ahmad Zarnawi Pasaribu, (AZP), bersama Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan SIK, M.Si., dan Sekda Palas, Arpan Nasution. kepada sejumlah penerima secara simbolis.

Pada kesempatan ini, AZP berharap, bantuan pakaian dan perlengkapan alat sekolah tersebut, dapat bermanfaat bagi seluruh penerima. Kepada ratusan siswa siswi SD penerima bantuan itu, ia juga berpesan, supaya tetap semangat dan bergiat mengikuti proses pembelajaran di sekolah masing - masing kedepan.

"Anak - anakku semua, tetap semangat belajarnya ya... Doa kami akan selalu menyertai kalian semua," singkat AZP.

Usai acara, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Palas, Hj. Rosida Wati Suriani, mengatakan ratusan siswa SD korban terdampak banjir bandang tersebut, akan aktif belajar mulai hari Senin (17/1/2022), di sekolah masing - masing.Untuk SDN Desa Tamiang sambung Rosida, proses belajar mengajar di sekolah itu, diberlakukan dua sif, yakni pagi dan siang.

Hal itu disebabkan sejumlah ruangan sekolah tersebut masih rusak parah akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Dan saat ini masih belum dapat diperbaiki. 

"Sebelum perbaikan, kita manfaatkan aja dulu ruangan sekolah yang masih layak. Tujuannya agar anak - anak nanti tidak ketinggalan mata pelajarannya," terang Rosida.

Sedangkan untuk siswa - siswa SDN Desa Tanjung Baru, sambung Rosida, proses belajar mengajar disekolah setempat akan berlangsung seperti biasa. Karena sekolah tersebut, dikatakannya hingga saat ini belum ada ditemukan kerusakan akibat bencana banjir bandang tersebut. 

"Kalo sekolah itu ( SDN Tanjung Baru) hanya material lumpur kemarin yang masuk ke sejumlah ruangan. Saat ini sudah bersih, makanya proses belajar mengajar berlaku seperti biasa, namun harus tetap mematuhi aturan protokol kesehatan," terang Rosida.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar