Prodi Administrasi Publik FISIP USU Sukses Selenggarakan Konferensi International

KBRN, Medan : Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan seri kedua International Conference on Public Policy, Social Computing and Development (The 2nd ICOPOSDev) pada tanggal 14-15 Oktober 2021.

Konferensi yang berlangsung secara virtual ini mengusung tema Public Private and Civil Society Towards Sustainable Development Goals dengan subtema, “Adaptation and innovation research on public administration and development during the Covid-19 pandemic”

Kegiatan yang dilaksanakan secara blended di Granddhika Hotel dan melalui virtual conference zoom ini dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Sumatera Utara Dr. Murianto Amin, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya, Murianto Amin menyebut bahwa konferensi ini merupakan kerja sama internasional yang signifikan dan konstributif dalam merespons perubahan besar terhadap ilmu pengetahuab pasca-Covid-19.

Ia juga apresiasi kepada Prodi Administrasi Publik atas capaian nya dalam usaha USU memperbaiki peringkat dalam jajaran World Class University (WCU). Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Serial Kedua ICOPOSDev 2021 di USU, Kamis (14/10/2021) secara daring.

Konferensi internasional yang kedua ini menghadirkan Keynote Speakers Prof. Muklis Hamdi, MPA., PhD selaku Guru Besar IPDN dan Staf Khusus Kementerian Dalam Negeri. Dan diisi oleh narasumber dari empat kampus ternama, diantaranya Professor Jonathan Boston Director of the Institute for Governance and Policy Studies and Director of the Institute of Policy Studies, Victoria University, New Zealand, Prof. Dr. R.A. Boin  Professor of Public Institutions and Governance, Universiteit Leiden, Assoc Prof.Tanya Jakimow Assoc Professor dari Australian National University, Prof. Amporn Tamronglak, Ph.D dari FISIP Thammasat University/ Ketua APSPA Thailand, Prof. Dr. Agus Pramusinto MDA, dari UGM dan juga Ketua KASN, Ketua IAPA Indonesia, dan Asima Yanty Siahaan, PhD akademisi dari Administrasi Public USU.

Menurut Ketua Pelaksana ICOPOSDev, Asima Yanty Siahaan, PhD  pelaksanaannya pertemuan dibagi menjadi tiga forum parallel session dengan menghadirkan beberapa dari kalangan praktisi dan pelaku bisnis di masing-masing bidangnya. 

"Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti, ilmuwan akademis, pembuat kebijakan, dan praktisi pembangunan untuk berbagi pengetahuan, keahlian, dan hasil penelitian mereka tentang beragam aspek Kebijakan Publik. Ini juga bertujuan untuk menyediakan platform interdisipliner bagi para peserta untuk mengeksplorasi tren, model dan strategi, tantangan praktis dan konseptual dalam berjuang menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan terutama selama krisis." Ujar Asima Siahaan, Ph.D di Grandhika Hotel, Medan, Jumat (15/10/2021)

Kepada media Asima Siahaan juga menyampaikan, ada 2 tantangan utama yang dihadapi Ilmu Administrasi dalam mencapai pembangunan berkelanjutan (SDGs) di kondisi pandemi saat ini. 

"Pertama adalah meningkatkan pengalaman kualitas layanan publik berbasis teknologi dan kedua meningkatkan kemampuan dan kompetensi ilmu administrasi berbasis digital sebagai pelaku utama layanan publik begitu juga dengan budaya berpikir yang diharuskan memiliki kepekaan atau mindset of crisis," jelas Asima.

Dekan FISIP USU, Hendra Harahap PhD juga menyatakan bahwa FISIP USU terus berkomitmen memajukan bidang pengetahuan dan pemerintahan baik dari segi pendidikan maupun penelitian. 

"ICOPOSDev kali ini mengajak peneliti dari berbagai bidang untuk membagikan hasil penelitiannya yang berkaitan dengan SDGs dan Covid-19. Dua topik ini merupakan isu sentral yang kita hadapi saat ini." ujar Hendra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00