Dua Atlet Pelajar NPC Sumut Kembali Gemilang di Turnamen Asia

KBRN, Medan: Dua atlet pelajar Sumatera Utara turut mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan Asian Youth Para Games 2021, yang berlangsung di Bahrain. Atlet Sumut turut menyumbangkan satu emas dan perak bagi kontingen Indonesia.

Atlet para taekwondoin, Muhammad Rizki sukses mempersembahkan medali perak di nomor -70 kilogram putra. Satu perunggu juga dipersembahkan atlet Sumut lainnya Mila Sapriani di cabor para atletik. Berlangsung di Khalifa Sports City Stadiu, Isa Town, Mila yang turun di nomor lomba lari 400 meter putri T42-T47, Mila sukses persembahkan medali perunggu.

Melalui pesan Whatsapp, Rizki terharu atas prestasi perdananya di ajang internasional. Kegigihan selama hampir satu tahun latihan membuat dirinya puas dengan torehan perak.

“Alhamdulillah bang, ini sangat di luar target saya. Tidak mudah bisa melangkah sampai sejauh ini karena atlet dari negara lain saya lihat juga bagus. Terima kasih buat NPC Indonesia khususnya Sumut yang sudah memberikan kepercayaan bagi saya,” ujar Rizki, Senin (6/12/2021) sore.

Sementara pelatih para taekwondo Indonesia, Basuki Nugroho mengaku salut dengan perjuangan atlet Indonesia yang masih bisa bersaing dengan atlet negara lain. “Kita sudah berusaha semaksimal mungkin selama di Indonesia, dan inilah hasil yang bisa kami persembahkan bagi Indonesia,” ungkap Basuki.

Torehan satu perak dan satu perunggu mendapat apresiasi dari Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Alan Sastra Ginting. Torehan yang diraih dua atlet Sumut sangat maksimal karena ini baru event perdana mereka di ajang internasional.

“Dengan raihan prestasi dua atlet kita ini luar biasa ya. Apalagi ini event perdana mereka di ajang internasional. Saya rasa, ini hasil maksimal bagi mereka,” ucap Alan.

Terkhusus bagi Rizki, ini adalah prestasi awal bagi cabor taekwondo Sumut, yang masih baru merintis pembinaan di daerah. Prestasi ini juga buah keberhasilan NPC dalam menjaring taekwondoin pelajar berprestasi. “ Saya lihat Rizki ini memang atlet yang memiliki semangat juara besar. Karena di NPC Sumut, cabor ini baru kita kembangkan dan kita genjot untuk event selanjutnya,” kata Alan.

Terlebih prestasi Mila di cabor para atletik adalah sebuah kejutan. Medali perunggu yang diraih Mila juga secara khusus di luar ekspektasi pengurus yang awalnya hanya menginginkan Mila bisa menambah jam terbang di event internasional.

 “Prestasi Mila ini kejutan, karena di event level nasional dia (Mila) belum pernah ikut. Namun, selama kami bina di daerah, Mila mampu menunjukkan peningkatan sgnifikan sehingga diterima NPC Indonesia,” beber Alan. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar