Sumut Dipercaya Tuan Rumah Seri I Sirnas 2022

KBRN, Medan: Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah menunjuk PBSI Sumatra Utara menjadi tuan rumah kompetisi nasional bertajuk 'Sirkuit Nasional' (Sirnas) B, di GOR PBSI Sumut, mulai 27 Juni hingga 2 Juli 2022. 

Pengprov PBSI Sumut menjadi daerah pertama dari total 4 titik yang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana. Ini sekaligus menjadi program awal bagi pengurusan PBSI Sumut di bawah kepemimpinan Ngadimin Suripno periode 2022 - 2026.

Sekjen PP PBSI, M Fadil Imran dalam pidato di acara pengukuhan, Sabtu (25/6/2022) malam, mengatakan Sumut diharapkan menjadi tuan rumah yang baik. Even ini akan diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah.

Dua atlet pelatnas juga diboyong ke Medan. Mereka tampil di laga ekshibisi bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Simanjuntak dan Sekjen PBSI, Fadil Imran. Selain itu legenda bulu tangkis nasional, Ricky Subagja juga turut meramaikan ekshibisi. Mereka adalah pebulu tangkis ganda putra, Pramudya Kusumawardana dan Adnan Maulana. 

"Ada dua orang pemain nasional kita di pelatnas. Mereka tidak ikut di Malaysia Open dan even-even internasional lainnya. Pram saya ajak karena Rere pasangannya cedera saat tampil di Indonesia Open lalu. Adnan (Maulana) saya ajak, karena Mychelle recovery. Mudah-mudahan kehadiran mereka dapat memicu semangat pemain muda," kata Fadil.

Fadil juga berharap PBSI Sumut dapat menjadi tuan rumah yang baik untuk Sirnas ini. Apalagi ini jadi kesempatan atlet menambah jam terbang karena berhadapan dengan berbagai pebulu tangkis kuat berbagai klub. "Senin besok Sirnas yang mengawali digelarnya lagi even nasional diharap bisa dikelola, Senin (27/6/2022). Tolak ukur kemampuan atlet-atlet di berbagai sektor. Fisik, teknik mental nomor satu. Jam terbang itu penting," tambahnya.

Fadil juga berharap dari Sumut akan lahir berbagai penerus atlet nasional saat ini. Untuk itu dia meminta Pengurus PBSI Sumut yang baru dilantik kerja keras melahirkan prestasi dan regenerasi atlet di daerah.

"Dari Sumut kita harapkan lahir Ginting baru, Kevin baru, Apriyani baru. Lahir atlet untuk Indonesia merambah dunia untuk merah putih. Fokus kerja, tidak ada lagi keraguan. Kepada pengurus harus mendukung Pak Suripno menjalankan tugas. Saya optimis apalagi ada dukungan Gubernur Sumut. Sumut akan jadi tuan rumah PON ke-XXI. Kami PP PBSI juga akan mendukung, agar harapan mendapat medali di sektor yang dipertandingkan bisa tercapai. Sukses pelaksanaan dan sukses prestasi. Mudah-mudahan empat tahun ke depan dan pengurus yang sudah terpilih kedua kalinya sudah bisa merasakan apa yang jadi prioritas apa yang dikerjakan," ungkapnya.

Sementara Ketum Pengprov PBSI Sumut periode 2022-2026, Suripno Ngadimin mengatakan di periode kedua ini ia dan pengurus akan fokus mengejar prestasi. Sebelumnya di periode pertama dia fokus membenahi internal dan infrastruktur. 

"Saya awal terpilih di PBSI 2018. Selama setahun lebih kami tidak bisa bekerja karena sengketa internal di dalam. 2019 kami memulai program kerja kami. Saya membenahi sarana yang ada, karena saat itu tidak layak dipakai. Tahun 2020-2022 saya rangkul seluruh pengurus pengcab yang ada sehingga semuanya bersatu padu. Pada Musprov ini 18 pengcab/pengkot aklamasi saya terpilih. Di periode kedua saya akan bicara prestasi," kata Suripno.

"Saya membangun SDM juga, pengurus, wasit. Hari ini juga diadakan ujian nasional wasit yang dihadiri seluruh Indonesia Barat. Kita tuan rumah. Kita nanti PON gak perlu banyak datangkan wasit luar. Dalam waktu dua tahun kita lakukan pelatihan daerah, juga pelatihan internasional BWF 2 tahun berturut. Pelatih Sumut sudah standar internasional. Kita tuan rumah PON 2024 sehingga saya menargetkan untuk mempersembahkan emas untuk Sumut. Dengan catatan putra asli Sumut juga. Anak-anak Sumut diharap berkibar di internasional," tambah Suripno.

Sementara itu Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan Pemprov Sumut siap mendukung program-program PBSI Sumut dan berbagai cabang olahraga lainnya. Apalagi PON sudah tinggal dua tahun lagi.

"Ayo kita fokus olahraga. Di sebelah ada orang teriak-teriak politik. Kita cerita olahraga saja. 15 juta rakyat Sumut, masa sih gak ada potensi-potensi pebulu tangkis. Tapi itulah asyik berantem saja. Ini saja PBSI baru selesai berantam. Tapi saya siap mendukung Pak Suripno untuk meningkatkan prestasi PBSI Sumut," beber Edy.

Sirnas B akan memertandingkan berbagai kategori mulai dari usia dini, anak-anak, pemula di sektor tunggal dan ganda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar