Seorang Ibu dan Anaknya Jadi Korban Kecelakaan Maut Angkot Vs Kereta Api di Jalan Skip Medan

Kondisi angkot KPUM 123 usai terlibat kecelakaan maut dengan kereta api di plang pintu perlintasan kereta api, Jalan Skip Medan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12/2021).

KBRN, Medan: Seorang ibu dan anaknya menjadi korban dalam insiden kecelakaan maut antara angkutan kota (Angkot) KPUM 123 dengan kereta api di plang pintu perlintasan kereta api Jalan Skip Medan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12/2021) kemarin sore.

Dalam insiden itu, sebanyak 8 orang penumpang angkot menjadi korban, sementara sopir angkot berhasil menyelamatkan diri. Dari 8 orang tersebut, 4 orang mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Royal Prima hingga, Minggu (5/12/2021).

Sedangkan 4 orang penumpang lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dari 4 orang korban tewas itu, 2 orang diantaranya ibu dan anaknya. Diketahui identitas korban Asma Nur (42) warga Jalan Karya, Lingkungan, II, Gang Karang Anyar, Kecamatan Medan Barat. Sedangkan sang anak bernama Faida Naila Harahap yang masih berusia 10 tahun.

Sementara itu, 2 orang pria turut menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut. Yakni, Batara Arengga Nasution (38) Jalan Rusunawa Kayu Putih, Kecamatan Medan Deli. Sedangkan 1 orang lagi belum teridentifikasi oleh petugas kepolisian, namun diperkirakan berusia 40 sampai 50 tahun dan jasadnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristwa itu bermula saat angkot dari arah Jalan Skip menuju Jalan Gereja melaju kencang menerobos plang pintu kereta api yang sudah melintang menanti kereta api jurusan Binjai-Medan melintas.

Seketika kereta api menghantam bagian belakang angkot hingga terseret beberapa meter. Sang sopir yang selamat, usai berhasil melompat dan hendak berusaha melarikan diri, namun warga dengan cepat mengamankannya hingga petugas kepolisian setempat tiba di lokasi.

Kapolsek Medan Barat Kompol Ruzi Gusman mengatakan pihaknya telah mengamankan sopir angkot dan barang bukti kendaraan.

"Tersangka (sopir) yang berhasil melompat dari angkot sudah kita amankan ke Polrestabes Medan," katanya di lokasi kejadian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar